Saturday, August 30, 2025
22.4 C
Jayapura

Empat Anggota KKB Pilih Kembali ke NKRI

JAYAPURA-Sebanyak empat mantan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari Kodap III Sinak menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Prosesi berlangsung secara khidmat di halaman Markas Koramil 1717-02/Sinak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (9/7).

Empat eks anggota KKB tersebut merupakan bagian dari kelompok pimpinan Tenius Kulua dan Kalenak Murib. Mereka yang kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi adalah Enden Tabuni alias Petiago, Erenus Tabuni alias Sembilan, Kilistu Murib, dan Yopi Tabuni.

Dalam prosesi tersebut, mereka secara terbuka menyampaikan pernyataan kesediaan untuk kembali ke NKRI dan meninggalkan jalan kekerasan yang selama ini mereka tempuh. Ikrar dibacakan langsung dan disaksikan oleh unsur aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, serta tokoh adat setempat.

Baca Juga :  Pemkab Yahukimo Segera Bangun Pos TNI-Polri di Daerah Rawan

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam menciptakan iklim damai dan kondusif di Papua. Pendekatan persuasif dan humanis terbukti mampu menyentuh sisi kemanusiaan kelompok bersenjata, sehingga mereka bersedia kembali dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja sama lintas sektor.

“Proses kembali ke pangkuan NKRI ini tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan buah dari sinergi semua pihak aparat keamanan, pemerintah, serta tokoh-tokoh lokal. Kami percaya Papua yang aman dan sejahtera bisa terwujud melalui pendekatan yang menyentuh hati,” ujarnya.

JAYAPURA-Sebanyak empat mantan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari Kodap III Sinak menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Prosesi berlangsung secara khidmat di halaman Markas Koramil 1717-02/Sinak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (9/7).

Empat eks anggota KKB tersebut merupakan bagian dari kelompok pimpinan Tenius Kulua dan Kalenak Murib. Mereka yang kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi adalah Enden Tabuni alias Petiago, Erenus Tabuni alias Sembilan, Kilistu Murib, dan Yopi Tabuni.

Dalam prosesi tersebut, mereka secara terbuka menyampaikan pernyataan kesediaan untuk kembali ke NKRI dan meninggalkan jalan kekerasan yang selama ini mereka tempuh. Ikrar dibacakan langsung dan disaksikan oleh unsur aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, serta tokoh adat setempat.

Baca Juga :  Forkorus: Benny Wenda Hanya Mengulang Kesalahan yang Sama

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam menciptakan iklim damai dan kondusif di Papua. Pendekatan persuasif dan humanis terbukti mampu menyentuh sisi kemanusiaan kelompok bersenjata, sehingga mereka bersedia kembali dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja sama lintas sektor.

“Proses kembali ke pangkuan NKRI ini tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan buah dari sinergi semua pihak aparat keamanan, pemerintah, serta tokoh-tokoh lokal. Kami percaya Papua yang aman dan sejahtera bisa terwujud melalui pendekatan yang menyentuh hati,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya