Sementara alasan mengapa seseorang harus menjalani cuci darah diantaranya:
1. Ginjal rusak/Gagal ginjal
Penyebab cuci darah yang paling sering terjadi yaitu ketika ginjal mengalami kemunduran fungsinya maka ginjal tidak akan mampu lagi mengendalikan sisa limbah metabolisme tubuh yang seharusnya segera dikeluarkan dan disterilkan melalui urin, Keringat dan feses. Sisa limbah metabolisme dapat menjadi racun yang berbahaya didalam tubuh jika ginjal tidak berfungsi. Penumpukan racun dalam tubuh menyebabkan kondisi darah menjadi terkontiminasi dengan racun hasil metabolisme yang nantinya dapat merusak kesehatan organ tubuh lain. Kondisi ini dapat dilakukan cuci darah agar kondisi darah bisa segera dibersihkan.
2. Keracunan methanol
Methanol merupakan bahan additif berbahaya yang terbukti menjadi salah satu penyebab cuci darah . Methanol biasanya dipakai pada kebutuhan industri, Pembuatan alkohol, Bensin, Obat pembunuh serangga, Spiritus dn lain lain. Menghirup secara berlebihan atau tertelan dalam jumlah cukup banyak menyebabkan reaksi penolakan organ tubuh terhadap zat tersebut berupa kejang kejang, Mual, Sakit kepala,Tak sadarkan diri bahkan kematian.
3.Tubuh terserang uremia
Uremia adalah kadar dimana sisa atau sampah dari hasil metabolisme uremia dalam tubuh terlalu tinggi sehingga menyebabkan fungsi ginjal terganggu. Sebelum ginjal benar benar menjadi rusak adakalanya dilakukan cuci darah agar fungsi ginjal dapat dikembalikan lagi .
4. Karena Overload
Overload adalah adanya penumpukan ada pengendapan cairan didalam paru paru yang menyebabkan peradangan. Paru paru akan mengalami iritasi dan radang. Peradangan yang terjadi tapi tidak segera dilakukan tindakan medis maka akan menyebabkan sesak nafas, Paru paru bocor dan pembesaran rongga paru yang mempengaruhi asupan darah bersih dari aliran darah sehingga menjadi penyebab cuci darah.
5. Gangguan elektrolit
Ketika tubuh kelebihan zat kalium (melebihi 6,5 mEq/l) maka akan muncul secara bertahap gejala hiperkelemi berupa mual mual, Badan kelelahan, Otot terasa lemas, kesemutan . Pada kondisi yang parah gangguan elektrolit ini akan memicu kerusakan jantung dimana seorang pasien dapat menjalani program cuci darah. Zat kalium yang berlebih pada penderita ginjal adalah penyebab cuci darah yang paling sering menyerang orang dewasa.
6. Diabetes
Penyakit diabetes yang sudah memasuki stadium 4 berpotensi menjadi penyebab cuci darah. Diabetes menyebabkan berbagai macam keluhan kesehatan termasuk kesehatan ginjal dan kondisi darah yang terkontiminasi dengan racun lain hasil dari obat obatan dan kadar gula yang tidak bisa ditolerir lagi. Akibatnya cuci darah harus dijalani sampai batas waktu yang tidak ditentukan.