Dampak dari Pekerjaan Perbaikan Tanggul Terap
JAYAPURA– Warga Kota Jayapura perlu lebih mengupdate informasi terkait akses jalan. Dari pekerjaan tanggul terap yang dilakukan di Ring Road membuat jalur ini akan dilakukan penutupan setengah jalur. Jadi yang bisa digunakan hanya setengah badan jalan. Ini berlaku selama 90 hari ke depan, terhitung sejak 26 Oktober 2025.
Arus lalu lintas hanya dibuka satu arah, yakni dari Hamadi menuju Kotaraja. Sementara jalur sebaliknya ditutup total karena. Pantauan Cenderawasih Pos Sabtu (8/11), menunutupan akses jalan ini membuat setengah badan halan harus digunakan untuk mobilisasi kendaraan maupun pembersihan material. Saat ini para pekerja fokus melakukan pembersihan material longsor sekaligus pembentukan terap di sisi tebing yang terdampak.
Dua unit excavator dikerahkan di lokasi, satu digunakan untuk membersihkan material tanah yang menutupi badan jalan, sementara satu lainnya menggali area tebing yang longsor. Proyek pembangunan terap ini dikerjakan oleh PT CV Melvin Jayapura, di bawah tanggung jawab Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Bidang Bina Marga.
Dalam papan informasi proyek yang terpampang di lokasi, kegiatan ini tercatat dalam Program Penyelenggaraan Jalan dengan nama paket Pemeliharaan Jalan Ringroad Tanggap Darurat Bencana Alam menggunakan APBD Provinsi Papua Tahun Anggaran 2025.
“Tanggal 26 Oktober kami sudah mulai kerja, masa pemeliharaannya 90 hari,” ujar Havis, pengawas material proyek Jalan Ringroad, Sabtu (8/11). Havis menuturkan, pada awal pengerjaan jalur tersebut sempat ditutup total selama dua hari.
Dampak dari Pekerjaan Perbaikan Tanggul Terap
JAYAPURA– Warga Kota Jayapura perlu lebih mengupdate informasi terkait akses jalan. Dari pekerjaan tanggul terap yang dilakukan di Ring Road membuat jalur ini akan dilakukan penutupan setengah jalur. Jadi yang bisa digunakan hanya setengah badan jalan. Ini berlaku selama 90 hari ke depan, terhitung sejak 26 Oktober 2025.
Arus lalu lintas hanya dibuka satu arah, yakni dari Hamadi menuju Kotaraja. Sementara jalur sebaliknya ditutup total karena. Pantauan Cenderawasih Pos Sabtu (8/11), menunutupan akses jalan ini membuat setengah badan halan harus digunakan untuk mobilisasi kendaraan maupun pembersihan material. Saat ini para pekerja fokus melakukan pembersihan material longsor sekaligus pembentukan terap di sisi tebing yang terdampak.
Dua unit excavator dikerahkan di lokasi, satu digunakan untuk membersihkan material tanah yang menutupi badan jalan, sementara satu lainnya menggali area tebing yang longsor. Proyek pembangunan terap ini dikerjakan oleh PT CV Melvin Jayapura, di bawah tanggung jawab Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Bidang Bina Marga.
Dalam papan informasi proyek yang terpampang di lokasi, kegiatan ini tercatat dalam Program Penyelenggaraan Jalan dengan nama paket Pemeliharaan Jalan Ringroad Tanggap Darurat Bencana Alam menggunakan APBD Provinsi Papua Tahun Anggaran 2025.
“Tanggal 26 Oktober kami sudah mulai kerja, masa pemeliharaannya 90 hari,” ujar Havis, pengawas material proyek Jalan Ringroad, Sabtu (8/11). Havis menuturkan, pada awal pengerjaan jalur tersebut sempat ditutup total selama dua hari.