Sementara sebagian lainnya secara sukarela warga setempat membersihkan sampah yang hanyut di sepanjang Kali Acai agar tidak menyumbat aliran sungai dan memperparah banjir ke area yang lebih luas. Akan tetapi tumpukan sampah rumah tangga setelah banjir tersebut di Kali Acay mengalami peningkatan.
Dari pantauan Cenderawasih Pos, tumpukan sampah dari berbagai jenis di beberapa titik penyaringan sampah menimbulkan penyaluran air mengalami terhambat. Kondisi ini memicu akan terjadinya banjir ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Selain banjir, Tembok Penahan Tebing (TPT) Jalan Raya Ringroad kembali mengalami longsor.
Kondisi ini mengakibatkan lalulintas kendaraan di sekitar lokasi kejadian harus berhati-hati. Lantaran material longsor dari dari atas tebing masuk ketengah jalan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Papua menyebutkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpeluang terjadi Kota Jayapura dan sekitarnya.
Karena itu, BMKG merekomendasikan masyarakat dan instansi terkait untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan kerusakan akibat cuaca ekstrem. Melalui laman resminya BMKG menghimbau masyarakat terutama yang menempati daerah dengan topografi curam atau rawan longsor diminta berhati-hati terhadap hujan yang terjadi berturut-turut.
Selain itu kawasan dataran rendah dan dekat aliran sungai perlu mengantisipasi genangan dan banjir. “Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal di lereng gunung atau perbukitan disarankan lebih berhati-hati dan segera menjauhi daerah rawan longsor ketika hujan deras terjadi,” himbauan BMKG wilayah V Jayapura.
Sementara sebagian lainnya secara sukarela warga setempat membersihkan sampah yang hanyut di sepanjang Kali Acai agar tidak menyumbat aliran sungai dan memperparah banjir ke area yang lebih luas. Akan tetapi tumpukan sampah rumah tangga setelah banjir tersebut di Kali Acay mengalami peningkatan.
Dari pantauan Cenderawasih Pos, tumpukan sampah dari berbagai jenis di beberapa titik penyaringan sampah menimbulkan penyaluran air mengalami terhambat. Kondisi ini memicu akan terjadinya banjir ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Selain banjir, Tembok Penahan Tebing (TPT) Jalan Raya Ringroad kembali mengalami longsor.
Kondisi ini mengakibatkan lalulintas kendaraan di sekitar lokasi kejadian harus berhati-hati. Lantaran material longsor dari dari atas tebing masuk ketengah jalan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Papua menyebutkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpeluang terjadi Kota Jayapura dan sekitarnya.
Karena itu, BMKG merekomendasikan masyarakat dan instansi terkait untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan kerusakan akibat cuaca ekstrem. Melalui laman resminya BMKG menghimbau masyarakat terutama yang menempati daerah dengan topografi curam atau rawan longsor diminta berhati-hati terhadap hujan yang terjadi berturut-turut.
Selain itu kawasan dataran rendah dan dekat aliran sungai perlu mengantisipasi genangan dan banjir. “Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal di lereng gunung atau perbukitan disarankan lebih berhati-hati dan segera menjauhi daerah rawan longsor ketika hujan deras terjadi,” himbauan BMKG wilayah V Jayapura.