alexametrics
33.7 C
Jayapura
Wednesday, May 18, 2022

Tiga Pasien Covid Meninggal Dunia

10 Nakes di RSUD Abepura Terpapar Covid-19

JAYAPURA-Dalam kurun waktu 24 jam, sebanyak tiga orang pasien Covid-19 dengan komorbid meninggal dunia, setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Abepura.

Selain tiga pasien Covid-19 yang meninggal dunia, sebanyak 10 tenaga kesehatan (Nakes) di RSUD Abepura terpapar Covid-19.

Hingga saat ini, RSUD Abepura merawat sebanyak 22 pasien Covid-19. Dari 22 pasien Covid yang dirawat, salah satunya adalah pasien Omicron. Namun yang bersangkutan telah pulang ke rumah setelah dinyatakan sembuh.

Direktur RSUD Abepura dr. Dessy Urbinas menyampaikan, tiga pasien Covid yang meninggal dunia belum bisa dipastikan apakah Omicron atau tidak. Pasalnya, belum dilakukan pemeriksaan sampel.

“Selama 24 jam dari Selasa (8/2) malam hingga Rabu (9/2) sore, tercatat tiga pasien Covid-19 dengan komorbid meninggal dunia di RSUD Abepura,” ungkap dr. Dessy kepada Cenderawasih Pos, Rabu (9/2).

Lanjut dr Dessy, selain itu sebanyak 10 Nakes RSUD Abepura terpapar Covid dan saat ini sedang menjalani masa isolasi mandiri. Sementara untuk pasien Covid-19 lainnya sedang dalam masa perawatan.

Baca Juga :  Kasus Terus Meningkat, Pembatasan Waktu Bakal Diperketat

Terkait hal ini, dr Dessy mengimbau warga tetap menjaga prokes, menghindari acara yang banyak mengumpulkan orang. Hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Penyebaran Covid-19 yang melonjak, rumah sakit dipenuhi dengan pasien Covid hingga pada akhirnya pasien non Covid akan takut berobat di rumah sakit. Kita harus belajar dari yang sebelumnya,” tutur dr Dessy.

Dikatakan dr Dessy, dengan terpaparnya para Nakes. proses pelayanan di RSUD Abepura menjadi terganggu akibat kurangnya tenaga medis.

Sementara itu, untuk tempat tidur yang disiapkan RSUD Abepura untuk pasien Covid-19 sebanyak 50 tempat tidur dengan  peralatan yang sebagian merupakan bantuan dari Kementrian.

“Saat ini ada sebanyak 60 tenaga sukarelawan perawat yang membantu kami di RSUD Abepura,” pungkasnya.

Sementara itu, pantauan Cenderawasih Pos di lapangan. Aktivitas Nakes di RSUD Abepura Rabu (9/2) tetap seperti biasa.

Baca Juga :  Terbitkan Inpres Percepatan Pembangunan Papua

Sebelumnya secara terpisah, Juru Bicara Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K) menginformasikan adanya dua pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Abepura meninggal dunia. Kedua pasien ini merupakan pasien lanjut usia (lansia) yaitu berumur 54 tahun dan 60 tahun.

“Kedua pasien tersebut dirawat di RSUD Abepura, dan dinyatakan positif Covid-19. Pasien yang berusia 54 tahun sudah dirawat selama 2 hari, sementara yang 60 tahun dirawat 60 hari,” jelasnya kepada cenderawasih Pos, Rabu (9/2) kemarin.

Diakuinya, kedua pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19. Namun apakah keduanya terinfeksi varian Omicron, dr. Silwanus mengatakan tidak dilakukan pemeriksaan omicron.

“Dengan demikian kami juga mengimbau kepada semua masyarakat untuk tetap menjalankan prokes dan vaksinasi jangan kendor. Selain itu RSUD dan Puskesmas selalu siap siaga terhadap.penanggulangan covid-19,” pungkasnya. (fia/ana/nat)

10 Nakes di RSUD Abepura Terpapar Covid-19

JAYAPURA-Dalam kurun waktu 24 jam, sebanyak tiga orang pasien Covid-19 dengan komorbid meninggal dunia, setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Abepura.

Selain tiga pasien Covid-19 yang meninggal dunia, sebanyak 10 tenaga kesehatan (Nakes) di RSUD Abepura terpapar Covid-19.

Hingga saat ini, RSUD Abepura merawat sebanyak 22 pasien Covid-19. Dari 22 pasien Covid yang dirawat, salah satunya adalah pasien Omicron. Namun yang bersangkutan telah pulang ke rumah setelah dinyatakan sembuh.

Direktur RSUD Abepura dr. Dessy Urbinas menyampaikan, tiga pasien Covid yang meninggal dunia belum bisa dipastikan apakah Omicron atau tidak. Pasalnya, belum dilakukan pemeriksaan sampel.

“Selama 24 jam dari Selasa (8/2) malam hingga Rabu (9/2) sore, tercatat tiga pasien Covid-19 dengan komorbid meninggal dunia di RSUD Abepura,” ungkap dr. Dessy kepada Cenderawasih Pos, Rabu (9/2).

Lanjut dr Dessy, selain itu sebanyak 10 Nakes RSUD Abepura terpapar Covid dan saat ini sedang menjalani masa isolasi mandiri. Sementara untuk pasien Covid-19 lainnya sedang dalam masa perawatan.

Baca Juga :  Pangdam: Prajurit Jangan Berbuat Pelanggaran di Medan Penugasan!

Terkait hal ini, dr Dessy mengimbau warga tetap menjaga prokes, menghindari acara yang banyak mengumpulkan orang. Hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Penyebaran Covid-19 yang melonjak, rumah sakit dipenuhi dengan pasien Covid hingga pada akhirnya pasien non Covid akan takut berobat di rumah sakit. Kita harus belajar dari yang sebelumnya,” tutur dr Dessy.

Dikatakan dr Dessy, dengan terpaparnya para Nakes. proses pelayanan di RSUD Abepura menjadi terganggu akibat kurangnya tenaga medis.

Sementara itu, untuk tempat tidur yang disiapkan RSUD Abepura untuk pasien Covid-19 sebanyak 50 tempat tidur dengan  peralatan yang sebagian merupakan bantuan dari Kementrian.

“Saat ini ada sebanyak 60 tenaga sukarelawan perawat yang membantu kami di RSUD Abepura,” pungkasnya.

Sementara itu, pantauan Cenderawasih Pos di lapangan. Aktivitas Nakes di RSUD Abepura Rabu (9/2) tetap seperti biasa.

Baca Juga :  Polres Jayapura Terus Galakkan Vaksin Covid-19

Sebelumnya secara terpisah, Juru Bicara Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K) menginformasikan adanya dua pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Abepura meninggal dunia. Kedua pasien ini merupakan pasien lanjut usia (lansia) yaitu berumur 54 tahun dan 60 tahun.

“Kedua pasien tersebut dirawat di RSUD Abepura, dan dinyatakan positif Covid-19. Pasien yang berusia 54 tahun sudah dirawat selama 2 hari, sementara yang 60 tahun dirawat 60 hari,” jelasnya kepada cenderawasih Pos, Rabu (9/2) kemarin.

Diakuinya, kedua pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19. Namun apakah keduanya terinfeksi varian Omicron, dr. Silwanus mengatakan tidak dilakukan pemeriksaan omicron.

“Dengan demikian kami juga mengimbau kepada semua masyarakat untuk tetap menjalankan prokes dan vaksinasi jangan kendor. Selain itu RSUD dan Puskesmas selalu siap siaga terhadap.penanggulangan covid-19,” pungkasnya. (fia/ana/nat)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/