Terpisah, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pengamanan objek vital merupakan prioritas utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.
Apalagi Bandara Bilogai ini bukan sekadar infrastruktur transportasi, melainkan urat nadi kehidupan bagi warga Intan Jaya. Sebagai pintu masuk utama bahan pokok, obat-obatan, dan layanan kesehatan, stabilitas di area ini menjadi harga mati bagi pemerintah.
“Keamanan bandara sangat penting untuk menjamin kelancaran transportasi dan logistik. Kami menginstruksikan seluruh personel untuk bertindak profesional dan tegas, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis agar masyarakat merasa nyaman,” tegas Brigjen Pol. Faizal.
Personel melakukan sterilisasi menyeluruh, mulai dari area landasan pacu (runway) hingga pengawasan intensif di wilayah perbukitan yang mengelilingi bandara guna mencegah potensi penembakan jarak jauh.
Menariknya, di tengah penjagaan ketat, aparat tetap melakukan pendekatan persuasif. Para personel terlihat berinteraksi hangat dengan warga yang menunggu penerbangan serta bermain bersama anak-anak di area aman bandara.
“Fokus kami adalah memastikan seluruh aktivitas penerbangan aman. Jika distribusi logistik ke Sugapa lancar, maka harga kebutuhan pokok masyarakat dapat tetap terjaga dan stabil,” ujar Brijen Faizal.
Terpisah, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pengamanan objek vital merupakan prioritas utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.
Apalagi Bandara Bilogai ini bukan sekadar infrastruktur transportasi, melainkan urat nadi kehidupan bagi warga Intan Jaya. Sebagai pintu masuk utama bahan pokok, obat-obatan, dan layanan kesehatan, stabilitas di area ini menjadi harga mati bagi pemerintah.
“Keamanan bandara sangat penting untuk menjamin kelancaran transportasi dan logistik. Kami menginstruksikan seluruh personel untuk bertindak profesional dan tegas, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis agar masyarakat merasa nyaman,” tegas Brigjen Pol. Faizal.
Personel melakukan sterilisasi menyeluruh, mulai dari area landasan pacu (runway) hingga pengawasan intensif di wilayah perbukitan yang mengelilingi bandara guna mencegah potensi penembakan jarak jauh.
Menariknya, di tengah penjagaan ketat, aparat tetap melakukan pendekatan persuasif. Para personel terlihat berinteraksi hangat dengan warga yang menunggu penerbangan serta bermain bersama anak-anak di area aman bandara.
“Fokus kami adalah memastikan seluruh aktivitas penerbangan aman. Jika distribusi logistik ke Sugapa lancar, maka harga kebutuhan pokok masyarakat dapat tetap terjaga dan stabil,” ujar Brijen Faizal.