Monday, January 12, 2026
26.4 C
Jayapura

Rencana Diambil Ternus Enumbi

Satgas ODC Telusuri Jaringan Pemasok Amunisi

JAYAPURA-Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz (ODC) terus mendalami kasus penyelundupan amunisi yang melibatkan dua orang terduga pelaku, yakni Hogen Gire alias Yemiter Murip dan rekannya, Erek Enumbi alias Udara. Keduanya diamankan aparat saat tengah membawa amunisi yang diduga akan disalurkan kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak Jaya, Senin (29/9).

Kasatgas ODC Brigjen Pol Faizal Ramdhani mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait asal usul amunisi yang ditemukan dari tangan pelaku. “Kami masih menelusuri sumber amunisi tersebut,” ujarnya kepada wartawan di Jayapura, Rabu (1/10).

Menurut Faizal, hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa amunisi yang diamankan dari Hogen Gire rencananya akan disalurkan kepada kelompok KKB pimpinan Ternus Enumbi alias Tesko, salah satu kelompok yang dikenal aktif melakukan aksi teror dan penyerangan di wilayah Puncak Jaya.

Baca Juga :  KKB Kembali Berulah di Intan Jaya

Satgas ODC Telusuri Jaringan Pemasok Amunisi

JAYAPURA-Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz (ODC) terus mendalami kasus penyelundupan amunisi yang melibatkan dua orang terduga pelaku, yakni Hogen Gire alias Yemiter Murip dan rekannya, Erek Enumbi alias Udara. Keduanya diamankan aparat saat tengah membawa amunisi yang diduga akan disalurkan kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak Jaya, Senin (29/9).

Kasatgas ODC Brigjen Pol Faizal Ramdhani mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait asal usul amunisi yang ditemukan dari tangan pelaku. “Kami masih menelusuri sumber amunisi tersebut,” ujarnya kepada wartawan di Jayapura, Rabu (1/10).

Menurut Faizal, hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa amunisi yang diamankan dari Hogen Gire rencananya akan disalurkan kepada kelompok KKB pimpinan Ternus Enumbi alias Tesko, salah satu kelompok yang dikenal aktif melakukan aksi teror dan penyerangan di wilayah Puncak Jaya.

Baca Juga :  Pasien Covid-19 Tinggal Satu Orang, Pengawasan Penumpang Diperketat

Berita Terbaru

Artikel Lainnya