MERAUKE– Masyarakat di Papua Selatan khususnya Kabupaten Merauke dimintai untuk mewaspadai munculnya bibit siklon yang akan terjadi di Teluk Caventaria Australia yang akan terjadi sekitar antara 29-31 Desember 2025.
‘’Untuk prakiraan cuaca satu minggu kedepan yaitu tanggal 29-31 Desember 2025, memang umumnya berawan dan hujan ringan dan masih ada potensi hujan sedang hingga lebat di Kabupaten Mappi, Boven Digoel dan Merauke,’’ kata Prakirawan BMKG Merauke Patricia Rachel Mahubessy di temui di kantornya, Selasa (30/12).
Patricia menjelaskan, terjadinya hujan ringan, sedang sampai lebat tersebut terjadi karena adanya kemungkinan terjadinya bibit siklon di Teluk Caventaria Australia.
‘’Meski agak jauh dari kita, tapi pertumbuhan awan hujan terjadi di laut,’’ katanya. Sementara di tanggal 1-4 Januari 2026, umumnya terjadi hujan ringan dan masih ada hujan sedang sampai lebat di Kabupaten Asmat, Boven Digoel, Mappi hingga Merauke.
Sementara untuk gelombang laut, Patricia Rachel Mahubessy menyebut, pada tanggal 29-31 Desember 2025, tinggi gelombang di laut terjadi antara 1,25-2,5 meter yang merupakan kategori sedang di Perairan Merauke, Yos Sudarso hingga Arafura Timur. Ini terjadi karena adanya bibit siklon di Teluk Caventaria Australia.
Sementara tanggal 1-4 Januari 2026 tinggi gelombang akan terjadi rendah di laut Papua Selatan secara keseluruhan. Sedang untuk kecepatan angin pada 29-31 Desember 2025 antara 5-30 kilometer perjam.
MERAUKE– Masyarakat di Papua Selatan khususnya Kabupaten Merauke dimintai untuk mewaspadai munculnya bibit siklon yang akan terjadi di Teluk Caventaria Australia yang akan terjadi sekitar antara 29-31 Desember 2025.
‘’Untuk prakiraan cuaca satu minggu kedepan yaitu tanggal 29-31 Desember 2025, memang umumnya berawan dan hujan ringan dan masih ada potensi hujan sedang hingga lebat di Kabupaten Mappi, Boven Digoel dan Merauke,’’ kata Prakirawan BMKG Merauke Patricia Rachel Mahubessy di temui di kantornya, Selasa (30/12).
Patricia menjelaskan, terjadinya hujan ringan, sedang sampai lebat tersebut terjadi karena adanya kemungkinan terjadinya bibit siklon di Teluk Caventaria Australia.
‘’Meski agak jauh dari kita, tapi pertumbuhan awan hujan terjadi di laut,’’ katanya. Sementara di tanggal 1-4 Januari 2026, umumnya terjadi hujan ringan dan masih ada hujan sedang sampai lebat di Kabupaten Asmat, Boven Digoel, Mappi hingga Merauke.
Sementara untuk gelombang laut, Patricia Rachel Mahubessy menyebut, pada tanggal 29-31 Desember 2025, tinggi gelombang di laut terjadi antara 1,25-2,5 meter yang merupakan kategori sedang di Perairan Merauke, Yos Sudarso hingga Arafura Timur. Ini terjadi karena adanya bibit siklon di Teluk Caventaria Australia.
Sementara tanggal 1-4 Januari 2026 tinggi gelombang akan terjadi rendah di laut Papua Selatan secara keseluruhan. Sedang untuk kecepatan angin pada 29-31 Desember 2025 antara 5-30 kilometer perjam.