Friday, January 23, 2026
26.9 C
Jayapura

Seorang Wanita Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi

SENTANI – Ditemukan mayat sesosok wanita yang tergantung di kamar mandi kos yang berada di Jalan Tabita Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (26/10).

VH (27) seorang karyawati yang bekerja di salah satu rumah makan Padang di Sentani ditemukan tewas tergantung dengan seutas tali dari kain yang terikat pada leher korban dan pada ventilasi kamar mandi kosnya. Ia pertama kali ditemukan oleh saksi JA (23) yang juga merupakan tetangga kos korban.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda A.B Trenggoro, S.TK., MH dalam konfirmasinya membenarkan adanya laporan terkait kasus penemuan jenazah wanita yang tergantung di dalam kamar mandi kosnya.

Baca Juga :  Pasien Covid-19 Bertambah 14 Orang

“Laporannya sore tadi, saksi JA (23) saat hendak berangkat kerja pagi hari masih melihat pintu kos korban dalam keadaan tertutup, namun saat sepulang kerja sekitar pukul 16.30 WIT saksi melihat pintu kos korban dalam keadaan terbuka dan melihat korban pertama kali dalam keadaan tergantung, sehingga langsung melaporkan ke kami pihak Kepolisian.

Setelah mendapat laporan tim identifikasi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa barang bukti, diantaranya tali dari kain yang digunakan berukuran kurang lebih 80 cm, 1 buah jaket, 1 unit handphone dan 1 botol air berwarna orange.

Usai olah TKP jenazah langsung kami bawa ke RS. Bhayangkara untuk dilakukan tindakan otopsi,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan Cenderawasih Pos, Jumat (27/10) kemarin.

Baca Juga :  ISPA, TB, dan Malaria Masih Mendominasi di Kab. Jayapura

Lebih lanjut Kasat mengungkapkan saat ditemukan korban dalam posisi tergantung namun posisi kakinya menyentuh pada WC duduk dengan bekas luka di leher atau bekas lilitan serta lebam pada punggung.

“Korban terakhir kali dilihat saksi JA (23) pada Rabu 25/10 malam, saat itu korban mengetuk pintu kamar saksi untuk mengambil pakaian yang dijemur di teras depan kamar saksi. Kasus ini masih dalam penyelidikan dan penyebab kematian korban sambil menunggu hasil otopsi. Tidak lupa kami mengimbau agar keluarga korban tetap tenang sampai kasus ini terungkap,”tutup Kasat Reskrim.(dil/ary)

SENTANI – Ditemukan mayat sesosok wanita yang tergantung di kamar mandi kos yang berada di Jalan Tabita Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (26/10).

VH (27) seorang karyawati yang bekerja di salah satu rumah makan Padang di Sentani ditemukan tewas tergantung dengan seutas tali dari kain yang terikat pada leher korban dan pada ventilasi kamar mandi kosnya. Ia pertama kali ditemukan oleh saksi JA (23) yang juga merupakan tetangga kos korban.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda A.B Trenggoro, S.TK., MH dalam konfirmasinya membenarkan adanya laporan terkait kasus penemuan jenazah wanita yang tergantung di dalam kamar mandi kosnya.

Baca Juga :  APBD TA 2024 Kab. Jayapura Lebih dari Rp 1,5 Triliun

“Laporannya sore tadi, saksi JA (23) saat hendak berangkat kerja pagi hari masih melihat pintu kos korban dalam keadaan tertutup, namun saat sepulang kerja sekitar pukul 16.30 WIT saksi melihat pintu kos korban dalam keadaan terbuka dan melihat korban pertama kali dalam keadaan tergantung, sehingga langsung melaporkan ke kami pihak Kepolisian.

Setelah mendapat laporan tim identifikasi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa barang bukti, diantaranya tali dari kain yang digunakan berukuran kurang lebih 80 cm, 1 buah jaket, 1 unit handphone dan 1 botol air berwarna orange.

Usai olah TKP jenazah langsung kami bawa ke RS. Bhayangkara untuk dilakukan tindakan otopsi,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan Cenderawasih Pos, Jumat (27/10) kemarin.

Baca Juga :  Penyerapan Dana Hibah Bencana di Kab. Jayapura Capai 82 Persen

Lebih lanjut Kasat mengungkapkan saat ditemukan korban dalam posisi tergantung namun posisi kakinya menyentuh pada WC duduk dengan bekas luka di leher atau bekas lilitan serta lebam pada punggung.

“Korban terakhir kali dilihat saksi JA (23) pada Rabu 25/10 malam, saat itu korban mengetuk pintu kamar saksi untuk mengambil pakaian yang dijemur di teras depan kamar saksi. Kasus ini masih dalam penyelidikan dan penyebab kematian korban sambil menunggu hasil otopsi. Tidak lupa kami mengimbau agar keluarga korban tetap tenang sampai kasus ini terungkap,”tutup Kasat Reskrim.(dil/ary)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya