Friday, February 20, 2026
26.9 C
Jayapura

Di Puncak Rumah Nakes Dibakar

JAYAPURA-Sehari sebelumnya atau Rabu (13/9) kejadian lain terjadi di Distrik Ilaga Kabupaten Puncak. Kali ini kelompok tersebut berulah dengan melakukan pembakaran terhadap perumahan Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kompleks RSUD Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga.

Aksi pembakaran bangunan perumahan nakes RSUD Ilaga yang dilakukan oleh KST Puncak Wilayah  Kepala Air cukup disayangkan  karena justru akan menyulitkan masyarakat.

Pasalnya bangunan perumahan nakes ini baru dibangun dan belum digunakan serta masih dalam keadaan kosong.

Untungnya tindakan tersebut diantisipasi oleh Patroli Gabungan Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/BJW dan Satgas Elang wilayah Ilaga yang melihat ada 2 orang kelompok KST berada di belakang rumah nakes yang terbakar dan dilakukan tindakan pengamanan dengan melakukan tembakan terhadap dua orang namun keduanya berhasil melarikan diri ke arah kepala air.

Baca Juga :  Kontak Tembak di Nduga, Satu Prajurit TNI Tewas

Penerangan (Kapen) Kogabwilhan III Kolonel Czi GN. Suriastawa saat dimintai keterangan membenarkan kejadian pembakaran perumahan Nakes dan kontak tembak tersebut. “Dari Satgas Bais wilayah Ilaga memberikan informasi bahwa adanya satu korban KSTP yang tewas,” ujar Kapen.

Dan sebelum terjadi pembakaran perumahan nakes dan kontak tembak dengan KST, saat patroli gabungan Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/Bjw dengan Satgas Elang wilayah Ilaga terpantau di Tower Telkomsel, Kampung Nipuralome, Distrik Ilaga 2 orang kelompok KST dengan membawa 2 pucuk senjata sehingga dilakukan pengejaran ke arah Kampung Arumaga.

“Lalu saat penyisiran disekitaran rumah, honai dan gereja Praka Lutfi Sniper 300/Bjw melihat 3 orang KSTP dengan membawa 2 pucuk laras panjang berlari ke atas ketinggian, maka dilakukan tembakan peringatan namun kelompok KST malah membalas tembakan sehingga terjadi kontak tembak,” bebernya.

Baca Juga :  Tuan Dusun Beserta Istri Diduga  Disandera

  “Dari hasil pantauan drone kami diketahui 1 orang KST terjatuh dan diseret oleh temannya ke lembah,” imbuh Suruastawa. (ade/wen)

JAYAPURA-Sehari sebelumnya atau Rabu (13/9) kejadian lain terjadi di Distrik Ilaga Kabupaten Puncak. Kali ini kelompok tersebut berulah dengan melakukan pembakaran terhadap perumahan Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kompleks RSUD Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga.

Aksi pembakaran bangunan perumahan nakes RSUD Ilaga yang dilakukan oleh KST Puncak Wilayah  Kepala Air cukup disayangkan  karena justru akan menyulitkan masyarakat.

Pasalnya bangunan perumahan nakes ini baru dibangun dan belum digunakan serta masih dalam keadaan kosong.

Untungnya tindakan tersebut diantisipasi oleh Patroli Gabungan Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/BJW dan Satgas Elang wilayah Ilaga yang melihat ada 2 orang kelompok KST berada di belakang rumah nakes yang terbakar dan dilakukan tindakan pengamanan dengan melakukan tembakan terhadap dua orang namun keduanya berhasil melarikan diri ke arah kepala air.

Baca Juga :  140 Kampung di Papua Belum Menikmati Listrik

Penerangan (Kapen) Kogabwilhan III Kolonel Czi GN. Suriastawa saat dimintai keterangan membenarkan kejadian pembakaran perumahan Nakes dan kontak tembak tersebut. “Dari Satgas Bais wilayah Ilaga memberikan informasi bahwa adanya satu korban KSTP yang tewas,” ujar Kapen.

Dan sebelum terjadi pembakaran perumahan nakes dan kontak tembak dengan KST, saat patroli gabungan Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/Bjw dengan Satgas Elang wilayah Ilaga terpantau di Tower Telkomsel, Kampung Nipuralome, Distrik Ilaga 2 orang kelompok KST dengan membawa 2 pucuk senjata sehingga dilakukan pengejaran ke arah Kampung Arumaga.

“Lalu saat penyisiran disekitaran rumah, honai dan gereja Praka Lutfi Sniper 300/Bjw melihat 3 orang KSTP dengan membawa 2 pucuk laras panjang berlari ke atas ketinggian, maka dilakukan tembakan peringatan namun kelompok KST malah membalas tembakan sehingga terjadi kontak tembak,” bebernya.

Baca Juga :  Pemkab Puncak Dorong Perdasus Penyelesaian Konflik Adat di Tanah Papua

  “Dari hasil pantauan drone kami diketahui 1 orang KST terjatuh dan diseret oleh temannya ke lembah,” imbuh Suruastawa. (ade/wen)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya