Wednesday, January 7, 2026
25.9 C
Jayapura

Sejumlah Titik Jalan Trans Papua di Jagebob Rusak Berat 

MERAUKE – Musim hujan yang merata dan telah berlangsung beberapa bulan terakhir ini membuat sejumlah ruas jalan di Merauke rusak berat. Tidak terkecuali, jalan di  yang ada di  Distrik Jagebob.

Sejumlah titik dilaporkan  rusak berat sehingga kendaraan yang melihat baik mobil maupun sepeda motor harus lebih berhati-hati. Tak jarang masyarakat yang melintasi jalan yang rusak tersebut harus lebih hati-hati, agar tidak jatuh. Karena dengan adanya sejumlah lubang di jalan membuat jalan menjadi licin.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kampung Gurinda Jaya Pos Ramil Jagebob Koramil 1707-05/Merauke jajaran Kodim 1707/Merauke Koptu Imam Efendi membantu masyarakat melintasi jalan yang rusak di Jalan Poros Trans Papua wilayah Kampung Gurinda Jaya, kemarin.

Baca Juga :  Ketua DPRK Minta Pihak ke III Perhatikan Kualitas Jalan Pelebaga - Landia

Babinsa Koptu Imam Efendi menyampaikan bahwa belakangan ini di wilayah Distrik Jagebob curah hujan terus meningkat sehingga menyebabkan beberapa titik jalan poros Trans Papua wilayah Kampung Gurinda Jaya menuju Kampung Jagebob Raya mengalami rusak parah dan menyebabkan banyaknya kendaraan roda empat yang tertanam.

“Meningkatnya curah hujan di wilayah Distrik Jagebob belakangan ini menyebabkan rusaknya jalan dibeberapa titik di wilayah Kampung Gurinda Jaya yang menyebabkan banyak kendaraan roda empat tertanam dan terhambatnya transportasi,’’ kata Koptu Imam Efendi.

Melihat keadaan tersebut, selaku Babinsa Kampung Gurinda Jaya yang memantau secara langsung dan membantu beberapa kendaraan yang tertanam dengan kemampuan yang ada termasuk membantu masyarakat pengendara roda dua yang membawa barang-barang dagangan maupun yang lainnya.

Baca Juga :  Investigasi Komnas HAM, Demo di Wamena Diduga Terorganisir

Ia  menambahkan, selain membantu kendaraan yang tertanam dan masyarakat pengendara roda dua yang membawa barang-barang dagangan dikesempatan kali itu dirinya  juga membantu anak-anak melintasi jalan yang rusak karena kalau  anak-anak tetap diatas kendaraan dikhawatirkan  bisa jatuh. (ulo/wen)

MERAUKE – Musim hujan yang merata dan telah berlangsung beberapa bulan terakhir ini membuat sejumlah ruas jalan di Merauke rusak berat. Tidak terkecuali, jalan di  yang ada di  Distrik Jagebob.

Sejumlah titik dilaporkan  rusak berat sehingga kendaraan yang melihat baik mobil maupun sepeda motor harus lebih berhati-hati. Tak jarang masyarakat yang melintasi jalan yang rusak tersebut harus lebih hati-hati, agar tidak jatuh. Karena dengan adanya sejumlah lubang di jalan membuat jalan menjadi licin.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kampung Gurinda Jaya Pos Ramil Jagebob Koramil 1707-05/Merauke jajaran Kodim 1707/Merauke Koptu Imam Efendi membantu masyarakat melintasi jalan yang rusak di Jalan Poros Trans Papua wilayah Kampung Gurinda Jaya, kemarin.

Baca Juga :  Perubahan APBD 2024 Ditetapkan, Pjs Bupati Ingatkan Pimpinan OPD 

Babinsa Koptu Imam Efendi menyampaikan bahwa belakangan ini di wilayah Distrik Jagebob curah hujan terus meningkat sehingga menyebabkan beberapa titik jalan poros Trans Papua wilayah Kampung Gurinda Jaya menuju Kampung Jagebob Raya mengalami rusak parah dan menyebabkan banyaknya kendaraan roda empat yang tertanam.

“Meningkatnya curah hujan di wilayah Distrik Jagebob belakangan ini menyebabkan rusaknya jalan dibeberapa titik di wilayah Kampung Gurinda Jaya yang menyebabkan banyak kendaraan roda empat tertanam dan terhambatnya transportasi,’’ kata Koptu Imam Efendi.

Melihat keadaan tersebut, selaku Babinsa Kampung Gurinda Jaya yang memantau secara langsung dan membantu beberapa kendaraan yang tertanam dengan kemampuan yang ada termasuk membantu masyarakat pengendara roda dua yang membawa barang-barang dagangan maupun yang lainnya.

Baca Juga :  Awasi Pelabuhan dari Penyelundupan Barang Terlarang

Ia  menambahkan, selain membantu kendaraan yang tertanam dan masyarakat pengendara roda dua yang membawa barang-barang dagangan dikesempatan kali itu dirinya  juga membantu anak-anak melintasi jalan yang rusak karena kalau  anak-anak tetap diatas kendaraan dikhawatirkan  bisa jatuh. (ulo/wen)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya