Wednesday, March 25, 2026
26.9 C
Jayapura

Fokus Tekan Pemabukan dan Kriminalitas   

Miras pabrikan yang ditemukan Polsek Wamena Kota yang dijadwalkan bakal dimusnahkan dalam waktu dekat ini. ( FOTO: Denny/Cepos)

WAMENA-Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen menegaskan bahwa menjelang akhir tahun ini, pihaknya terus berupaya menekan angka pemabukan yang ada didalam kota Wamena. Yakni, dengan terus melakukan kegiatan Rutin Kepolisian yang ditingkatkan dalam bentuk patroli,  terutama untuk razia tempat pembuatan dan penjualan miras, senjata Tajam dan Curanmor  yang masih sering terjadi.

   Apalagi di Bulan Kasih atau bulan Desember ini, menurut Kapolres, Polres Jayawijaya Fokus untuk menekan angka pemabukan.  Bahkan, sebagai wujud keseriuasan pemberantasan miras illegal, pihaknya dalam waktu dekat  akan melakukan pemusnahan miras pabrikan yang ditemukan Polsek Wamena Kota beberapa waktu lalu dari kendaraan yang masuk melalui jalan darat.

  “Saya sudah perintahkan kepada Kapolsek Wamena Kota untuk mempersiapkan pemusnahan miras itu, dengan menghadirkan Pemda Jayawijaya dan tokoh-tokoh masyarakat, Agama di Wamena, ini dalam rangka menekan angka pemabukan di Jayawijaya,” ungkapnya Kepada Cenderawasih Pos, Senin (14/12) kemarin.

Baca Juga :  Penghapusan Tenaga Honorer Berdampak pada Pelayanan Dasar

   Menurutnya, kegiatan patroli peleton masih terus dilakukan kepada tempat pembuatan miras lokal, senjata tajam dan curanmor sampai  dengan akhir tahun. Sebab Polres Jayawijaya saat ini fokus memperkecil angka pemabukan. Pihaknya juga mengantisipasi masuknya miras ke Wamena melalui jalur darat dan udara.

   “Kita sangat berterimakasih kepada teman-teman dari Polres Yalimo dan TNI yang ada disana karena sudah luar biasa dan kita berharap tetap mempertahankan situasi ini khususnya dalam pengawasan miras pabrikan yang masuk dari Jayapura,”jelas Rumaropen.

   Ia menyatakan kendaraan yang masuk dari Jayapura ke wilayah Lapago ini jumlahnya ratusan, artinya 9 Kabupaten di wilayah Lapago  ini, pintu masuk jalan darat dari Kabupaten Yalimo, sehingga jajaran TNI/Polri yang ada disana menjadi filter pertama, pihaknya terus membangun koordinasi kesana.

Baca Juga :  Bupati Jayawijaya Sosialisasikan Launching PMB

   “Kami berharap situasi pengawasan terhadap miras yang masuk wilayah Jayawijaya dan sekitarnya bisa diminimalisir disana karena mereka merupakan filter pertama, saya ucapkan terimakasih untuk TNI / Polri yang ada di Yalimo,”beber Kapolres Jayawijaya. (jo/tri)

Miras pabrikan yang ditemukan Polsek Wamena Kota yang dijadwalkan bakal dimusnahkan dalam waktu dekat ini. ( FOTO: Denny/Cepos)

WAMENA-Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen menegaskan bahwa menjelang akhir tahun ini, pihaknya terus berupaya menekan angka pemabukan yang ada didalam kota Wamena. Yakni, dengan terus melakukan kegiatan Rutin Kepolisian yang ditingkatkan dalam bentuk patroli,  terutama untuk razia tempat pembuatan dan penjualan miras, senjata Tajam dan Curanmor  yang masih sering terjadi.

   Apalagi di Bulan Kasih atau bulan Desember ini, menurut Kapolres, Polres Jayawijaya Fokus untuk menekan angka pemabukan.  Bahkan, sebagai wujud keseriuasan pemberantasan miras illegal, pihaknya dalam waktu dekat  akan melakukan pemusnahan miras pabrikan yang ditemukan Polsek Wamena Kota beberapa waktu lalu dari kendaraan yang masuk melalui jalan darat.

  “Saya sudah perintahkan kepada Kapolsek Wamena Kota untuk mempersiapkan pemusnahan miras itu, dengan menghadirkan Pemda Jayawijaya dan tokoh-tokoh masyarakat, Agama di Wamena, ini dalam rangka menekan angka pemabukan di Jayawijaya,” ungkapnya Kepada Cenderawasih Pos, Senin (14/12) kemarin.

Baca Juga :  Penyaluran Bantuan Miskin Ekstrim TA 2023 Tersisah 5 Distrik dari 15

   Menurutnya, kegiatan patroli peleton masih terus dilakukan kepada tempat pembuatan miras lokal, senjata tajam dan curanmor sampai  dengan akhir tahun. Sebab Polres Jayawijaya saat ini fokus memperkecil angka pemabukan. Pihaknya juga mengantisipasi masuknya miras ke Wamena melalui jalur darat dan udara.

   “Kita sangat berterimakasih kepada teman-teman dari Polres Yalimo dan TNI yang ada disana karena sudah luar biasa dan kita berharap tetap mempertahankan situasi ini khususnya dalam pengawasan miras pabrikan yang masuk dari Jayapura,”jelas Rumaropen.

   Ia menyatakan kendaraan yang masuk dari Jayapura ke wilayah Lapago ini jumlahnya ratusan, artinya 9 Kabupaten di wilayah Lapago  ini, pintu masuk jalan darat dari Kabupaten Yalimo, sehingga jajaran TNI/Polri yang ada disana menjadi filter pertama, pihaknya terus membangun koordinasi kesana.

Baca Juga :  Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan Hanyut

   “Kami berharap situasi pengawasan terhadap miras yang masuk wilayah Jayawijaya dan sekitarnya bisa diminimalisir disana karena mereka merupakan filter pertama, saya ucapkan terimakasih untuk TNI / Polri yang ada di Yalimo,”beber Kapolres Jayawijaya. (jo/tri)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya