Monday, January 5, 2026
26.3 C
Jayapura

5 Anggota Dewan, 3 Staf Reaktif Covid-19

Anggota DPRD Jayawijaya saat melakukan Rapid Tes di Gedung Sekretariat Dewan, Senin (12/5) lalu.( FOTO: Denny/ Cepos )

Hasil Swab Loader penerbangan Cargo dan Petugas Bandara Masih Ditunggu

WAMENA-Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tonny Mayor mengungkapkan bahwa sejak Selasa (12/5) lalu, pihaknya melakukan pemeriksaan rapid test   terhadap 60 orang anggota DPRD Jayawijaya dan staf Sekretariat. 

  ā€œDari hasil rapid test yang dilakukan Tim Medis Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 ini, ditemukan 8 orang yang reaktif  Covid-19, diaman 5 orang diantaranya adalah anggota DPRD dan 3 orang adalah staf.ā€ungkap Tonny Mayor kepada Cenderawasih Pos, Kamis (14/5).

   Menurut Sekwan, 8 orang ini belum dilakukan karantina lantaran menunggu konfirmasi dari tim gugus penanggulangan Covid -19 Jayawijaya soal tempat yang akan digunakan untuk melakukan karantina diri. Namun, rencananya sore kemarin mulai dijemput untuk masuk ke tempat karantina yang disiapkan pemerintah.

Baca Juga :  Pemkab Jayawijaya Masih Butuh Beras untuk Disalurkan bagi Warga yang Terdampak

  ā€œKami baru dapat konfirmasi tempat dari tim gugus sehingga akan dilakukan karantina segera, sementara ini mereka masih stand by untuk menunggu penjemputan di rumah masih -masing,ā€ beber Tonny Mayor.

  Sementara itu terkait sampel swab dari loader dan petugas Bandara Wamena yang dikirim ke Jayapura, menurut Ketua tim Gugus Penanggulangan Covid -19 Jayawijaya Jhon Richard Banua  masih menunggu hasil pemeriskaan. 

  ā€œKalau sudah ada hasil kita akan sampaikan lagi, sementara untuk 60 orang yang ada di DPRD itu hasilnya sudah diserahkan kepada sekretariat dewan yang akan mengumumkannya,ā€jelasnya kemarin.

   Menurut Bupati Jhon, dengan rapid test yang terus dilakukan ini bisa membantu tim gugus penanggulangan Covid -19 untuk mendapatkan warga yang masuk dalam orang tanpa gejala (OTG) yang ada di Jayawijaya. Sebab, selama ini dianggap tidak ada, namun saat dilakukan screning dengan rapid test mendapati pasien -pasien ini.

Baca Juga :  Bekuk Pembuat dan Penjual Miras

  ā€œAkurasi rapid test memang belum 100 persen, namun ini digunakan untuk scaning awal, kalau  mendapatkan hasil positif barulah akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab, sehingga yang menentukan itu adalah hasil swabnya,ā€beber Bupati Jayawijaya.

   Bupati menambahkan, alat rapid test ini juga bisa digunakan untuk  memeriksa masyarakat di daerah -daerah berdampak atau  rawan terjadi penularan. Seperti yang ditemukan dalamr apid test di Bandara Wamena. ā€œKita karantinakan mereka untuk mengambil Swab untuk dikirim lagi ke Jayapura sehingga selama pemeriksaan swab mereka tetap dikarantina hingga menunggu hasilnya dikirimkan kembali ke Jayapura,ā€tuturnya. (jo/tri)

Anggota DPRD Jayawijaya saat melakukan Rapid Tes di Gedung Sekretariat Dewan, Senin (12/5) lalu.( FOTO: Denny/ Cepos )

Hasil Swab Loader penerbangan Cargo dan Petugas Bandara Masih Ditunggu

WAMENA-Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tonny Mayor mengungkapkan bahwa sejak Selasa (12/5) lalu, pihaknya melakukan pemeriksaan rapid test   terhadap 60 orang anggota DPRD Jayawijaya dan staf Sekretariat. 

  ā€œDari hasil rapid test yang dilakukan Tim Medis Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 ini, ditemukan 8 orang yang reaktif  Covid-19, diaman 5 orang diantaranya adalah anggota DPRD dan 3 orang adalah staf.ā€ungkap Tonny Mayor kepada Cenderawasih Pos, Kamis (14/5).

   Menurut Sekwan, 8 orang ini belum dilakukan karantina lantaran menunggu konfirmasi dari tim gugus penanggulangan Covid -19 Jayawijaya soal tempat yang akan digunakan untuk melakukan karantina diri. Namun, rencananya sore kemarin mulai dijemput untuk masuk ke tempat karantina yang disiapkan pemerintah.

Baca Juga :  Pemkab Jayawijaya Masih Butuh Beras untuk Disalurkan bagi Warga yang Terdampak

  ā€œKami baru dapat konfirmasi tempat dari tim gugus sehingga akan dilakukan karantina segera, sementara ini mereka masih stand by untuk menunggu penjemputan di rumah masih -masing,ā€ beber Tonny Mayor.

  Sementara itu terkait sampel swab dari loader dan petugas Bandara Wamena yang dikirim ke Jayapura, menurut Ketua tim Gugus Penanggulangan Covid -19 Jayawijaya Jhon Richard Banua  masih menunggu hasil pemeriskaan. 

  ā€œKalau sudah ada hasil kita akan sampaikan lagi, sementara untuk 60 orang yang ada di DPRD itu hasilnya sudah diserahkan kepada sekretariat dewan yang akan mengumumkannya,ā€jelasnya kemarin.

   Menurut Bupati Jhon, dengan rapid test yang terus dilakukan ini bisa membantu tim gugus penanggulangan Covid -19 untuk mendapatkan warga yang masuk dalam orang tanpa gejala (OTG) yang ada di Jayawijaya. Sebab, selama ini dianggap tidak ada, namun saat dilakukan screning dengan rapid test mendapati pasien -pasien ini.

Baca Juga :  Perlu Langkah Tegas untuk Tegakkan Keamanan di Dalam Kota Wamena

  ā€œAkurasi rapid test memang belum 100 persen, namun ini digunakan untuk scaning awal, kalau  mendapatkan hasil positif barulah akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab, sehingga yang menentukan itu adalah hasil swabnya,ā€beber Bupati Jayawijaya.

   Bupati menambahkan, alat rapid test ini juga bisa digunakan untuk  memeriksa masyarakat di daerah -daerah berdampak atau  rawan terjadi penularan. Seperti yang ditemukan dalamr apid test di Bandara Wamena. ā€œKita karantinakan mereka untuk mengambil Swab untuk dikirim lagi ke Jayapura sehingga selama pemeriksaan swab mereka tetap dikarantina hingga menunggu hasilnya dikirimkan kembali ke Jayapura,ā€tuturnya. (jo/tri)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya