SENTANI-Musyawarah Daerah (Musda) X DPD PEPABRI Provinsi Papua menetapkan AKBP (Pur) Ridwan sebagai Ketua DPD PEPABRI Papua periode 2026–2031. Sementara jabatan sekretaris dipercayakan kepada Kapten (Pur) Juhari, yang berlangsung di Suni Hotel Sentani, Sabtu (26/7).
Usai terpilih, Ridwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musda dan pengurus sebelumnya yang telah membangun fondasi organisasi. Menurutnya, kepemimpinan di PEPABRI merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan pengabdian.
Ia menegaskan, kepengurusan baru akan memprioritaskan lima program utama, yakni membangun organisasi yang jujur dan transparan, memperkuat persatuan antar anggota, meningkatkan kesejahteraan purnawirawan dan warakawuri, memperluas sinergi dengan pemerintah, TNI, Polri serta berbagai pihak, dan mendorong peran aktif PEPABRI dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan di Papua.
Ridwan juga mengajak seluruh anggota mengesampingkan perbedaan demi menjaga kekompakan organisasi. “Sudah saatnya kita bersatu dan bekerja bersama untuk memajukan PEPABRI serta terus memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” ujarnya.
Dalam Musda tersebut juga ditegaskan bahwa PEPABRI merupakan organisasi yang mandiri, terbuka, dan netral dari kepentingan politik praktis. Meski demikian, setiap anggota tetap memiliki hak politik sebagai warga negara tanpa menghilangkan jati diri sebagai purnawirawan yang berpegang pada nilai-nilai Sapta Marga, Tribrata, Pancasila, UUD 1945, dan keutuhan NKRI.
SENTANI-Musyawarah Daerah (Musda) X DPD PEPABRI Provinsi Papua menetapkan AKBP (Pur) Ridwan sebagai Ketua DPD PEPABRI Papua periode 2026–2031. Sementara jabatan sekretaris dipercayakan kepada Kapten (Pur) Juhari, yang berlangsung di Suni Hotel Sentani, Sabtu (26/7).
Usai terpilih, Ridwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musda dan pengurus sebelumnya yang telah membangun fondasi organisasi. Menurutnya, kepemimpinan di PEPABRI merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan pengabdian.
Ia menegaskan, kepengurusan baru akan memprioritaskan lima program utama, yakni membangun organisasi yang jujur dan transparan, memperkuat persatuan antar anggota, meningkatkan kesejahteraan purnawirawan dan warakawuri, memperluas sinergi dengan pemerintah, TNI, Polri serta berbagai pihak, dan mendorong peran aktif PEPABRI dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan di Papua.
Ridwan juga mengajak seluruh anggota mengesampingkan perbedaan demi menjaga kekompakan organisasi. “Sudah saatnya kita bersatu dan bekerja bersama untuk memajukan PEPABRI serta terus memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” ujarnya.
Dalam Musda tersebut juga ditegaskan bahwa PEPABRI merupakan organisasi yang mandiri, terbuka, dan netral dari kepentingan politik praktis. Meski demikian, setiap anggota tetap memiliki hak politik sebagai warga negara tanpa menghilangkan jati diri sebagai purnawirawan yang berpegang pada nilai-nilai Sapta Marga, Tribrata, Pancasila, UUD 1945, dan keutuhan NKRI.