Perbaikan Fasilitas Layanan Hingga BPJS Jadi Langkah Prioritas
Wamendagri Ribka Haluk didampingi Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen dan Bupati Jayapura Yunus Wonda melihat fasilitas di RSUD Yowari, Selasa (18/3). (foto:Yohana/Cepos)
Wamendagri Ribka Haluk Kembali Kunjungi RSUD Yowari, Apa yang Dilakukan?
RSUD Yowari benar-benar mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat setelah dua kasus yang mencuat karena pasien “ditelantarkan oleh rumah sakit. Karena itu Tak sampai satu pekan, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk kembali berkunjung ke RSUD Yowari, apa yang dilakukannya?
Laporan : Yohana_SENTANI
Pagi itu, suasana di RSUD Yowari tampak berjalan seperti biasa. Para pasien datang silih berganti, duduk di kursi tunggu dengan berbagai keluhan, berharap segera mendapatkan pelayanan. Tenaga kesehatan pun terlihat sibuk, melayani antrian yang tak pernah benar-benar sepi.
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda. Tiba-tiba, rombongan pejabat dari pusat dan daerah memasuki area rumah sakit.
Di barisan depan, hadir Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Kedatangan mereka bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan untuk melihat langsung kondisi pelayanan kesehatan yang selama ini menjadi sorotan.
Para dokter di RSUD Yowari ketika berdialog dengan Wamendagri Ribka Haluk Selasa (18/3) (foto:Yohana/Cepos)
Tak lama kemudian, sebuah rapat koordinasi digelar di dalam rumah sakit. Para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan ikut duduk bersama, membahas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi, dari keterbatasan fasilitas hingga persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan.
Dalam pertemuan itu, Ribka Haluk menyampaikan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah persoalan mendasar. Ia melihat bahwa rumah sakit ini memikul beban yang tidak ringan. Sebagai rumah sakit rujukan, RSUD Yowari tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Jayapura, tetapi juga pasien dari berbagai daerah di Papua.
Wamendagri Ribka Haluk Kembali Kunjungi RSUD Yowari, Apa yang Dilakukan?
RSUD Yowari benar-benar mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat setelah dua kasus yang mencuat karena pasien “ditelantarkan oleh rumah sakit. Karena itu Tak sampai satu pekan, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk kembali berkunjung ke RSUD Yowari, apa yang dilakukannya?
Laporan : Yohana_SENTANI
Pagi itu, suasana di RSUD Yowari tampak berjalan seperti biasa. Para pasien datang silih berganti, duduk di kursi tunggu dengan berbagai keluhan, berharap segera mendapatkan pelayanan. Tenaga kesehatan pun terlihat sibuk, melayani antrian yang tak pernah benar-benar sepi.
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda. Tiba-tiba, rombongan pejabat dari pusat dan daerah memasuki area rumah sakit.
Di barisan depan, hadir Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Kedatangan mereka bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan untuk melihat langsung kondisi pelayanan kesehatan yang selama ini menjadi sorotan.
Para dokter di RSUD Yowari ketika berdialog dengan Wamendagri Ribka Haluk Selasa (18/3) (foto:Yohana/Cepos)
Tak lama kemudian, sebuah rapat koordinasi digelar di dalam rumah sakit. Para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan ikut duduk bersama, membahas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi, dari keterbatasan fasilitas hingga persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan.
Dalam pertemuan itu, Ribka Haluk menyampaikan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah persoalan mendasar. Ia melihat bahwa rumah sakit ini memikul beban yang tidak ringan. Sebagai rumah sakit rujukan, RSUD Yowari tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Jayapura, tetapi juga pasien dari berbagai daerah di Papua.