Komitmen Pembangunan Harus Dimulai dari Desa dan Perbatasan

MERAUKE- Wakil Menteri Desa (Wamendes) dan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Ahmad Riza Patria dalam kunjungan kerjanya ke Merauke langsung mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota, Jumat (6/3).

Wamendes menyebut, kunjungannya ke Titik Nol Indonesia paling timur tersebut sebagai bentuk penengasan komitmen pemerintah bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa dan wilayah perbatasan dan daerah tertinggal termasuk dari gerbang Indonesia Timur yang berbatasan langsung dengan PNG di darat dan Australia di laut.

‘’Sebagaimana arah kebijakan nasional, Asta Cita Presiden khususnya point 6 yaittu membangun dari desa yang tidak lagi menjadi obyek tapi menjadi subjek pembangunan dan menjadi pertumbuhan pembangunan. Membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Bapak Presiden ingin kita segera terbebas dari kemiskinan,’’ kata Wamendes Ahmad Riza Patria saat melakukan pertemuan dan dialog dengan para kjepala distrik dan kepala kampung se-Kabupaten Merauke.

Baca Juga :  Kadistrik Tabonji Minta Ujian Sekolah di SD Yeraha Ditiadakan

Dikatakan, Kabupaten Merauke memiliki potensi luar biasa, potensi pangan, potensi sumber daya alam, potensi budaya dan yang paling penting potensi manusianya. Dengan penguatan dana desa yang akuntabal, kolaborasi pemerintah daerah serta pendampingan yang professional, Wamendes optimis, kampung-kampung di Merauke dapat menjadi contoh kemandirian desa perbatasan.

Wamendes dalam kunjungan ke Merauke itu juga mengunjungi Kampung Salor Indah, salah satu kampung mandiri di Merauke. Menurutnya, Kampung Salor Indah tersebut menjadi bukti desa-desa akan tumbuh ketika dibangun dengan gotong royong dan inovasi. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Stabilkan Harga Sayuran, Dinas Ketahanan Pangan Gelar Pasar Murah

MERAUKE- Wakil Menteri Desa (Wamendes) dan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Ahmad Riza Patria dalam kunjungan kerjanya ke Merauke langsung mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota, Jumat (6/3).

Wamendes menyebut, kunjungannya ke Titik Nol Indonesia paling timur tersebut sebagai bentuk penengasan komitmen pemerintah bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa dan wilayah perbatasan dan daerah tertinggal termasuk dari gerbang Indonesia Timur yang berbatasan langsung dengan PNG di darat dan Australia di laut.

‘’Sebagaimana arah kebijakan nasional, Asta Cita Presiden khususnya point 6 yaittu membangun dari desa yang tidak lagi menjadi obyek tapi menjadi subjek pembangunan dan menjadi pertumbuhan pembangunan. Membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Bapak Presiden ingin kita segera terbebas dari kemiskinan,’’ kata Wamendes Ahmad Riza Patria saat melakukan pertemuan dan dialog dengan para kjepala distrik dan kepala kampung se-Kabupaten Merauke.

Baca Juga :  Jangan Banyak Protes,  Harus Tahu Kerja

Dikatakan, Kabupaten Merauke memiliki potensi luar biasa, potensi pangan, potensi sumber daya alam, potensi budaya dan yang paling penting potensi manusianya. Dengan penguatan dana desa yang akuntabal, kolaborasi pemerintah daerah serta pendampingan yang professional, Wamendes optimis, kampung-kampung di Merauke dapat menjadi contoh kemandirian desa perbatasan.

Wamendes dalam kunjungan ke Merauke itu juga mengunjungi Kampung Salor Indah, salah satu kampung mandiri di Merauke. Menurutnya, Kampung Salor Indah tersebut menjadi bukti desa-desa akan tumbuh ketika dibangun dengan gotong royong dan inovasi. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Danrem Agus: Saya Harap Mahasiswa Bisa Kembali ke Kota Studi

Berita Terbaru

Artikel Lainnya