Sunday, February 8, 2026
27.2 C
Jayapura

Mendikdasmen Pastikan Gaji dan Tunjangan Guru Naik

JAKARTA – Pemerintah terus menggulirkan beragam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melaporkan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto terkait realisasi tunjangan dan bonus guru dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (28/11).

“Alhamdulillah Bapak Presiden, program-program Bapak sudah kami terjemahkan dan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya. Izin kami sampaikan, tunjangan guru non-ASN yang Bapak janjikan naik menjadi Rp 2 juta, sudah terlaksana,” ujar Mu’ti disambut tepuk tangan ribuan guru yang hadir.Selain guru non ASN, Mu’ti menyebut tunjangan bagi guru ASN bersertifikat juga telah dibayarkan penuh dan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.

Baca Juga :  Uncen Siap Kukuhkan Lima Guru Besar

“Tunjangan guru ASN sebesar gaji pokok juga sudah terlaksana, dengan bonus ditransfer langsung. Alhamdulillah sementara baru bisa kita transfer tiga bulan sekali, tahun depan kita usahakan ditransfer setiap bulan,” katanya.Mu’ti juga melaporkan, sepanjang 2025 pemerintah telah memfasilitasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi 808.865 guru.

Program tersebut menjadi syarat utama untuk memperoleh sertifikasi pendidik. “Bapak Presiden, tahun 2025 kami memberikan kesempatan kepada para guru untuk mengikuti PPG sebanyak 808.865 guru, dan Alhamdulillah sudah terlaksana dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. Saat ini, bagi guru ASN bersertifikat, struktur pendapatan masih mengacu pada gaji pokok berdasarkan golongan serta Tunjangan Profesi Guru (TPG). Sebagai contoh, guru ASN Golongan IIIa dengan masa kerja awal menerima gaji pokok sekitar Rp 2,78 juta.

Baca Juga :  Prabowo akan Perbaiki Metode Pembelajaran Matematika di Tingkat SD

JAKARTA – Pemerintah terus menggulirkan beragam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melaporkan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto terkait realisasi tunjangan dan bonus guru dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (28/11).

“Alhamdulillah Bapak Presiden, program-program Bapak sudah kami terjemahkan dan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya. Izin kami sampaikan, tunjangan guru non-ASN yang Bapak janjikan naik menjadi Rp 2 juta, sudah terlaksana,” ujar Mu’ti disambut tepuk tangan ribuan guru yang hadir.Selain guru non ASN, Mu’ti menyebut tunjangan bagi guru ASN bersertifikat juga telah dibayarkan penuh dan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.

Baca Juga :  YPPK Siap Implementasikan Pendidikan Inklusif

“Tunjangan guru ASN sebesar gaji pokok juga sudah terlaksana, dengan bonus ditransfer langsung. Alhamdulillah sementara baru bisa kita transfer tiga bulan sekali, tahun depan kita usahakan ditransfer setiap bulan,” katanya.Mu’ti juga melaporkan, sepanjang 2025 pemerintah telah memfasilitasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi 808.865 guru.

Program tersebut menjadi syarat utama untuk memperoleh sertifikasi pendidik. “Bapak Presiden, tahun 2025 kami memberikan kesempatan kepada para guru untuk mengikuti PPG sebanyak 808.865 guru, dan Alhamdulillah sudah terlaksana dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. Saat ini, bagi guru ASN bersertifikat, struktur pendapatan masih mengacu pada gaji pokok berdasarkan golongan serta Tunjangan Profesi Guru (TPG). Sebagai contoh, guru ASN Golongan IIIa dengan masa kerja awal menerima gaji pokok sekitar Rp 2,78 juta.

Baca Juga :  Investigasi Tiga Layanan Selama Fase Armuzna

Berita Terbaru

Artikel Lainnya