Friday, January 30, 2026
29.8 C
Jayapura

Kadang Pelaku Berkelompok, Tindakan Kerap Tidak Manusiawi dan Merendahkan

Menyimak Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan yang Cenderung Terus Mengalami Kenaikan

Meski telang didorong dengan berbagai komitmen dan program namun nyatanya hingga kini Kasus kekerasan terhadap perempuan di Papua terus alami peningkatan. Entah apakah karena merasa telah membayar mas kawin sehingga bisa semena-mena atau ada faktor lain.

Laporan: Jimianus Karlodi_Kota Jayapura

Wanita memainkan peran penting dalam masyarakat. Meski sering dikatakan pria selalu serbabisa namun tentu tak mudah atau bahkan ada pekerjaan yang belum tentu bisa dilakukan oleh laki-laki. Wanita meski kadang hanya dianggap sebagai pekerja rumahan namun nyatanya memegang peran penting.

Penting bagi kita untuk memahami bagaimana berlaku adil terlebih kepada pasangan sendiri. Dan harus diakui kesini-kesini perempuan seakan tidak mendapatkan perlindungan dari kekerasan, bahkan dalam relasi antar pribadi.

Baca Juga :  Dua Calon Gubernur Ikut Prihatin Kasus Teror di Jubi

Hal ini ditandai meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan masih terus terjadi terutama pada kelompok rentan yang kerap teraniaya dan menjadi. Korban kerasan terhadap perempuan merupakan masalah serius yang perlu ditangani.

Isu kekerasan terhadap perempuan bukan hanya kasusnya yang terus meningkat, namun juga eksplanasi perbuatan pelaku yang dilakukan pada korban semakin tidak manusiawi dan merendahkan perempuan.

Bentuknya juga beragam bahkan ada juga secara berkelompok. Mirisnya, para korban ini memilih diam seribu bahasa. Hal ini karena pelaku merupakan orang berpengaruh di lingkungan sekitar atau bahkan keluarga terdekat.

Di Papua, berbagai cara yang telah diusahakan oleh berbagai pihak diantaranya komunitas, NGO (Non-Governmental Organization) atau Organisasi Non-Pemerintah dan lainnya. Dengan harapan kasus kekerasan terhadap perempuan di Papua tidak lagi terjadi.

Baca Juga :  Pilih Pulang Kembali, Karena Tidak Dapat Perhatian, Akses Pendidikan pun Sulit

Menyimak Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan yang Cenderung Terus Mengalami Kenaikan

Meski telang didorong dengan berbagai komitmen dan program namun nyatanya hingga kini Kasus kekerasan terhadap perempuan di Papua terus alami peningkatan. Entah apakah karena merasa telah membayar mas kawin sehingga bisa semena-mena atau ada faktor lain.

Laporan: Jimianus Karlodi_Kota Jayapura

Wanita memainkan peran penting dalam masyarakat. Meski sering dikatakan pria selalu serbabisa namun tentu tak mudah atau bahkan ada pekerjaan yang belum tentu bisa dilakukan oleh laki-laki. Wanita meski kadang hanya dianggap sebagai pekerja rumahan namun nyatanya memegang peran penting.

Penting bagi kita untuk memahami bagaimana berlaku adil terlebih kepada pasangan sendiri. Dan harus diakui kesini-kesini perempuan seakan tidak mendapatkan perlindungan dari kekerasan, bahkan dalam relasi antar pribadi.

Baca Juga :  Terlalu Asyik Bakar-bakaran, Santap Malam sampai Dua Jam

Hal ini ditandai meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan masih terus terjadi terutama pada kelompok rentan yang kerap teraniaya dan menjadi. Korban kerasan terhadap perempuan merupakan masalah serius yang perlu ditangani.

Isu kekerasan terhadap perempuan bukan hanya kasusnya yang terus meningkat, namun juga eksplanasi perbuatan pelaku yang dilakukan pada korban semakin tidak manusiawi dan merendahkan perempuan.

Bentuknya juga beragam bahkan ada juga secara berkelompok. Mirisnya, para korban ini memilih diam seribu bahasa. Hal ini karena pelaku merupakan orang berpengaruh di lingkungan sekitar atau bahkan keluarga terdekat.

Di Papua, berbagai cara yang telah diusahakan oleh berbagai pihak diantaranya komunitas, NGO (Non-Governmental Organization) atau Organisasi Non-Pemerintah dan lainnya. Dengan harapan kasus kekerasan terhadap perempuan di Papua tidak lagi terjadi.

Baca Juga :  Bendahara Bunda PAUD Papsel Ditetapkan Tersangka

Berita Terbaru

Artikel Lainnya