Thursday, January 8, 2026
26.1 C
Jayapura

Abisai Rollo Akui Ekonomi Kota Jayapura Alami Penurunan

JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengaku, jika perkembangan ekonomi di Kota Jayapura sedang mengalami penurunan. “Ya, secara keseluruhan ekonomi kita di Papua lebih khusus di Kota Jayapura sedang tidak baik-baik saja,”ungkap Abisai Rollo saat meresmikan Roemah Umma, Rabu (30/7) kemarin.

Ia melihat usaha UMKM Kuliner belakangan ini memang mulai mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir.  Namun ada sebagian usaha kuliner ini juga yang tidak bisa bertahan lama dan harus tutup.

Kata Abisai Rollo, sejak covid-19 melanda Indonesia banyak usaha yang gulung tikar atau tutup. Sehingga akibatnya keadaan ekonomi masyarakat sekarang sedang tidak baik saja dan mengalami penurunan.

Sementara itu penurunan ekonomi di Kota Jayapura juga disebabkan beberapa faktor, termasuk efisiensi anggaran pemerintah. Hal ini berdampak pada sektor pariwisata dan perhotelan, serta penurunan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Baca Juga :  Karantina Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Kurban 

Selain itu, inflasi juga menjadi perhatian, dengan beberapa kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga.

Abisai Rollo menjelaskan, Kota Jayapura tidak memiliki pertambangan, sehingga munculnya usaha kuliner ini sangat membantu Pemerintah Kota Jayapura terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya berharap agar Kota Jayapura ini tetap aman dari segala masalah, sehingga semua orang yang membuka usaha di kota ini terlindungi,”tutur pria yang biasa disapa ABR ini.
Sambung ABR bahwa ia dan Wakil Wali Kota selalu berusaha agar Kota Jayapura baik-baik saja, ini juga mendorong para investor dari luar untuk datang berinvestasi.

“Sebagai Wali Kota saya mempersilahkan kepada semua orang untuk membuka usaha di Kota Jayapura dan saya pastikan akan berikan dukungan penuh,”ujar ABR.

Baca Juga :  Dukung Pilkada 2024, Pemkot Alokasikan Rp 90 M 

JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengaku, jika perkembangan ekonomi di Kota Jayapura sedang mengalami penurunan. “Ya, secara keseluruhan ekonomi kita di Papua lebih khusus di Kota Jayapura sedang tidak baik-baik saja,”ungkap Abisai Rollo saat meresmikan Roemah Umma, Rabu (30/7) kemarin.

Ia melihat usaha UMKM Kuliner belakangan ini memang mulai mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir.  Namun ada sebagian usaha kuliner ini juga yang tidak bisa bertahan lama dan harus tutup.

Kata Abisai Rollo, sejak covid-19 melanda Indonesia banyak usaha yang gulung tikar atau tutup. Sehingga akibatnya keadaan ekonomi masyarakat sekarang sedang tidak baik saja dan mengalami penurunan.

Sementara itu penurunan ekonomi di Kota Jayapura juga disebabkan beberapa faktor, termasuk efisiensi anggaran pemerintah. Hal ini berdampak pada sektor pariwisata dan perhotelan, serta penurunan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Baca Juga :  Kinerja Sektor Perikanan Kota Jayapura Membanggakan

Selain itu, inflasi juga menjadi perhatian, dengan beberapa kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga.

Abisai Rollo menjelaskan, Kota Jayapura tidak memiliki pertambangan, sehingga munculnya usaha kuliner ini sangat membantu Pemerintah Kota Jayapura terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya berharap agar Kota Jayapura ini tetap aman dari segala masalah, sehingga semua orang yang membuka usaha di kota ini terlindungi,”tutur pria yang biasa disapa ABR ini.
Sambung ABR bahwa ia dan Wakil Wali Kota selalu berusaha agar Kota Jayapura baik-baik saja, ini juga mendorong para investor dari luar untuk datang berinvestasi.

“Sebagai Wali Kota saya mempersilahkan kepada semua orang untuk membuka usaha di Kota Jayapura dan saya pastikan akan berikan dukungan penuh,”ujar ABR.

Baca Juga :  Kaka Bas Pulang Kampung Untuk BTM-CK.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya