Friday, January 30, 2026
25.6 C
Jayapura

PKL Pasrah Jika Ditertibkan, Berharap Mafia Dalam Pasar Dibereskan!

JAYAPURA – Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Baru Otonom, Kotaraja, sebelumnya menjadi salah satu lokasi rawan macet. Pemerintah Kota Jayapura sudah beberapa kali menertibkan PKL liar tersebut, namun masalah itu tak kunjung tuntas.

  Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi di Jalan Baru Otonom tepatnya di Poros Jalan Skyline-Tanah Hitam terlihat satu dua orang kembali melakukan jualan di tempat itu.

  Tak hanya disitu saja di jalan masuk pasar Otonom tepatnya di Jalan depan kantor BBPOM Jayapura para pedagang kembali mendirikan tenda-tenda kecil untuk menempatkan dagangannya serta ada juga yang mengunakan mobil yang parkir di pinggir jalan tersebut.

   Tadeus (46) salah seorang pedagang sayur d ipertigaan jalan keluar pasar Otonom mengaku pasrah ketika para petugas dari Satpol-PP Kota Jayapura kembali melakukan penertiban.”Kita mau buat apa kalau petugas kembali melakukan penertiban, karena kalau kita tidak jualan mau makan apa anak dan istri kita,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (11/3) siang.

Baca Juga :  ASN Pemkot Sudah Banyak yang Sembuh dari Covid-19

  Kata Tadeus jika pemerintah ingin kembali melakukan penertiban, ia berharap pemerintah kota (Pemkot) terlebih dahulu bereskan masalah yang ada di dalam pasar. Karena menurutnya di dalam pasar Otonom terlalu banyak mafia yang memanfaatkan kesempatan.

  Mafia dalam pasar tersebut kata Tadeus sangat banyak, termasuk para pengelola pasar yang hanya mementingkan diri sendiri, ketimbang orang lain dalam hal ini para pedagang.

JAYAPURA – Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Baru Otonom, Kotaraja, sebelumnya menjadi salah satu lokasi rawan macet. Pemerintah Kota Jayapura sudah beberapa kali menertibkan PKL liar tersebut, namun masalah itu tak kunjung tuntas.

  Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi di Jalan Baru Otonom tepatnya di Poros Jalan Skyline-Tanah Hitam terlihat satu dua orang kembali melakukan jualan di tempat itu.

  Tak hanya disitu saja di jalan masuk pasar Otonom tepatnya di Jalan depan kantor BBPOM Jayapura para pedagang kembali mendirikan tenda-tenda kecil untuk menempatkan dagangannya serta ada juga yang mengunakan mobil yang parkir di pinggir jalan tersebut.

   Tadeus (46) salah seorang pedagang sayur d ipertigaan jalan keluar pasar Otonom mengaku pasrah ketika para petugas dari Satpol-PP Kota Jayapura kembali melakukan penertiban.”Kita mau buat apa kalau petugas kembali melakukan penertiban, karena kalau kita tidak jualan mau makan apa anak dan istri kita,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (11/3) siang.

Baca Juga :  Masa Jabatan Pj. Kepala Kampung Koteng dan Holtekamp Diperpanjang

  Kata Tadeus jika pemerintah ingin kembali melakukan penertiban, ia berharap pemerintah kota (Pemkot) terlebih dahulu bereskan masalah yang ada di dalam pasar. Karena menurutnya di dalam pasar Otonom terlalu banyak mafia yang memanfaatkan kesempatan.

  Mafia dalam pasar tersebut kata Tadeus sangat banyak, termasuk para pengelola pasar yang hanya mementingkan diri sendiri, ketimbang orang lain dalam hal ini para pedagang.

Berita Terbaru

Persipura Dihantam Badai Cedera

Anggaran MRP 2026 Turun Signifikan

Direktur RSUD Abepura Siap Diaudit

Artikel Lainnya