Uncen Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal

JAYAPURA-Sebanyak delapan dari sembilan fakultas di Uncen, mengirimkan perwakilanya, untuk mengikuti kegiatan kewirausahaan mahasiswa Uncen. “Tema kali ini yang kita angkat, para para Papua, itu singkatan dari pangan rakyat pasar rakyat Papua,” kata dosen pendamping program kewirausahaan mahasiswa Uncen, Kurniawan Patma, Selasa (11/3).

   Dikatakan, nama itu diinisiasi atas dasar pemanfaatan pangan lokal yang dihasilkan mahasiswa untuk menghasilkan produk produk makanan olahan mereka. Dimana bahan baku tersebut semuanya didapatkan dari pengusaha lokal asli Papua.

   Tahapan saat ini dari kegiatan itu, masuk dalam tahapan pengajuan proposal untuk berkompetisi di tingkat universitas. Sebelumnya para peserta berkompetisi di tingkat prodi atau jurusan.

Baca Juga :  Jalan Trans Papua Terputus, Tak Pengaruhi Harga Pangan di Wamena

   “Hari ini  sudah mulai masuk di dalam tahapan penjurian,  tujuan utamanya sebenarnya adalah untuk memproduksi mahasiswa yang kemudian memiliki jiwa wirausaha dan kemudian kampus bisa memfasilitasinya,” jelasnya.

   Total yang kemudian sudah mengajukan proposal itu adalah 80 tim, tetapi hanya 50 tim yang kemudian akan dipilih dari semua fakultas yang ada di Universitas Cendrawasih. Selanjutnya,  setelah 50 tim ini terpilih,  mereka akan difasilitasi untuk sesi mentoring dan coaching selama 3 hari lalu. Setelah itu mereka akan kembali masuk di tahapan  demo day, dimana mereka akan kembali berjualan ditenan atau kontainer booth yang  dimiliki Uncen.

Baca Juga :  Pemkot Akan Lakukan Pertemuan Sebelum Sekolah  Dibuka

JAYAPURA-Sebanyak delapan dari sembilan fakultas di Uncen, mengirimkan perwakilanya, untuk mengikuti kegiatan kewirausahaan mahasiswa Uncen. “Tema kali ini yang kita angkat, para para Papua, itu singkatan dari pangan rakyat pasar rakyat Papua,” kata dosen pendamping program kewirausahaan mahasiswa Uncen, Kurniawan Patma, Selasa (11/3).

   Dikatakan, nama itu diinisiasi atas dasar pemanfaatan pangan lokal yang dihasilkan mahasiswa untuk menghasilkan produk produk makanan olahan mereka. Dimana bahan baku tersebut semuanya didapatkan dari pengusaha lokal asli Papua.

   Tahapan saat ini dari kegiatan itu, masuk dalam tahapan pengajuan proposal untuk berkompetisi di tingkat universitas. Sebelumnya para peserta berkompetisi di tingkat prodi atau jurusan.

Baca Juga :  Di Jakarta Kompensasi, di Papua Cukup Minta Maaf?

   “Hari ini  sudah mulai masuk di dalam tahapan penjurian,  tujuan utamanya sebenarnya adalah untuk memproduksi mahasiswa yang kemudian memiliki jiwa wirausaha dan kemudian kampus bisa memfasilitasinya,” jelasnya.

   Total yang kemudian sudah mengajukan proposal itu adalah 80 tim, tetapi hanya 50 tim yang kemudian akan dipilih dari semua fakultas yang ada di Universitas Cendrawasih. Selanjutnya,  setelah 50 tim ini terpilih,  mereka akan difasilitasi untuk sesi mentoring dan coaching selama 3 hari lalu. Setelah itu mereka akan kembali masuk di tahapan  demo day, dimana mereka akan kembali berjualan ditenan atau kontainer booth yang  dimiliki Uncen.

Baca Juga :  Bulog Wamena Pastikan Bakal Salurkan Beras Bantuan Pangan ke 6 Kabupaten

Berita Terbaru

Artikel Lainnya