Perdana di 2025, GPM Dipadati Ribuan Warga

MIMIKA – Ribuan masyarakat memadati pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) perdana di tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, di pelataran Graha Eme Neme Yauware, Sabtu (22/2) kemarin.

Kegiatan GPM ini dibuka oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan pada Setda Kabupaten Mimika, Frans Kambu, dan sejak pukul 07.00 WIT masyarakat sudah mulai memadati tersebut hingga pukul 11.30 WIT.

Jacob, seorang warga yang ditemui di lokasi mengatakan bahwa pelaksanaan GPM ini dinilai sangat positif dan sangat membantu masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah.

Namun, menurut Jacob, ada beberapa komoditas yang sebaiknya diperbanyak ketersediaannya dalam pelaksanaan GPM, salahsatunya adalah telur.

Baca Juga :  Kuota Haji Untuk Mimika di Tahun 2024 Sebanyak 200 Calon Jemaah 

“Kalau bisa yang paling diperbanyak adalah telur karena merupakan kebutuhan pokok yang paling utama toh, bisa meningkatkan gizi anak-anak, sekalipun ada pendukung-pendukung macam beras harus ada,” ujar Jacob.

Sedangkan, warga lainnya, Mei Seo mengungkapkan bahwa dengan adanya GPM masyarakat menjadi lebih mudah mendapat bahan makanan dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya ini sangat perlu untuk dilakukan. “Karena kita kan tidak punya uang sebanyak pejabat ya,” ujar Mey.

MIMIKA – Ribuan masyarakat memadati pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) perdana di tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, di pelataran Graha Eme Neme Yauware, Sabtu (22/2) kemarin.

Kegiatan GPM ini dibuka oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan pada Setda Kabupaten Mimika, Frans Kambu, dan sejak pukul 07.00 WIT masyarakat sudah mulai memadati tersebut hingga pukul 11.30 WIT.

Jacob, seorang warga yang ditemui di lokasi mengatakan bahwa pelaksanaan GPM ini dinilai sangat positif dan sangat membantu masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah.

Namun, menurut Jacob, ada beberapa komoditas yang sebaiknya diperbanyak ketersediaannya dalam pelaksanaan GPM, salahsatunya adalah telur.

Baca Juga :  Aniaya Warga Binaan,  Oknum Pegawai Lapas Ditetapkan Sebagai Tersangka

“Kalau bisa yang paling diperbanyak adalah telur karena merupakan kebutuhan pokok yang paling utama toh, bisa meningkatkan gizi anak-anak, sekalipun ada pendukung-pendukung macam beras harus ada,” ujar Jacob.

Sedangkan, warga lainnya, Mei Seo mengungkapkan bahwa dengan adanya GPM masyarakat menjadi lebih mudah mendapat bahan makanan dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya ini sangat perlu untuk dilakukan. “Karena kita kan tidak punya uang sebanyak pejabat ya,” ujar Mey.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya