Kebutuhan Obat Terpenuhi dengan Baik

drg. Aloysius Giyai, M.Kes ( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., mengaku bahwa pemenuhan kebutuhan rutin akan obat bagi masyarakat telah berjalan dengan koordinasi yang baik. Dalam hal ini, drg. Giyai, menjelaskan bahwa koordinasi yang dilakukan berjenjang dari tingkat kabupaten/kota ke tingkat provinsi.

“Artinya berjenjang, yang mana kalau kabupaten/kota obatnya habis, maka permintaannya ke provinsi. Jadi, pada dasarnya baik, kecuali terjadi wabah KLB. Tapi kalau kebutuhan rutin obat-obatan, itu sangat baik,” ujar drg. Aloysius Giyai, M.Kes., kepada Cenderawasih Pos via telepon, Kamis (10/10) kemarin.

 Hanya saja, sambung drg. Giyai, masalah yang terjadi selama ini di tingkat pelayanan primer, seperti halnya di Pustu dan Puskesmas, terkadang distribusi obat tidak dilakukan dengan baik kepada masyarakat.

Baca Juga :  Prediksi Timnas Indonesia vs Maroko, Kemenangan Harga Mati Melaju ke 16 Besar

“Ini tidak terjadi di semua daerah, melainkan hanya di daerah tertentu saja, sehingga terjadi kekurangan obat-obatan. Tapi hal ini kami benahi, di mana setiap kali dilakukan Raker kesehatan, Bimtek maupun Monev, kami atur secara baik,” tambahnya. (gr/ary)

drg. Aloysius Giyai, M.Kes ( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., mengaku bahwa pemenuhan kebutuhan rutin akan obat bagi masyarakat telah berjalan dengan koordinasi yang baik. Dalam hal ini, drg. Giyai, menjelaskan bahwa koordinasi yang dilakukan berjenjang dari tingkat kabupaten/kota ke tingkat provinsi.

“Artinya berjenjang, yang mana kalau kabupaten/kota obatnya habis, maka permintaannya ke provinsi. Jadi, pada dasarnya baik, kecuali terjadi wabah KLB. Tapi kalau kebutuhan rutin obat-obatan, itu sangat baik,” ujar drg. Aloysius Giyai, M.Kes., kepada Cenderawasih Pos via telepon, Kamis (10/10) kemarin.

 Hanya saja, sambung drg. Giyai, masalah yang terjadi selama ini di tingkat pelayanan primer, seperti halnya di Pustu dan Puskesmas, terkadang distribusi obat tidak dilakukan dengan baik kepada masyarakat.

Baca Juga :  Pejabat Aktif Bisa Saja Digeser ke Wilayah DOB

“Ini tidak terjadi di semua daerah, melainkan hanya di daerah tertentu saja, sehingga terjadi kekurangan obat-obatan. Tapi hal ini kami benahi, di mana setiap kali dilakukan Raker kesehatan, Bimtek maupun Monev, kami atur secara baik,” tambahnya. (gr/ary)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya