Monday, January 12, 2026
32 C
Jayapura

Kepsek dan Guru di Merauke Diberi Penguatan Terkait Dapodik 

MERAUKE- Seluruh Kepala Sekolah dan operator Dapodik mulai dari TK, SD, SMP dan SMA-SMK   diberi penguatan terkait dengan Dapodik. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke Stephanus Kapasiang, S.Pd, seusai membuka penguatan Dapodik bagi Kepala sekolah tersebut mengungkapkan kegiatan yang diberikan ini agar para kepala sekolah dan operator memahami pentingnya Dapodik tersebut.

Sebab, Dapodik merupakan jantung dari pendidikan mulai dari persoalan sumber daya manusia, siswanya, sampai pada persoalan sarana prasarana di sekolah.   

‘’Kalau mau dibilang masih ada masalah ya. Tapi dibilang tidak ya juga. Sebenarnya Dapodik kita sudah berjalan. Hanya selama ini masih lemah, sehingga perlu diberi penguatan-penguatan mulai dari TK sampai SMA-SMK,’’ katanya.

Baca Juga :  Sayangkan Aksi Demo Mahasiswa 

Stephanus Kapasiang menjelaskan bahwa sejak 2022 lalu saat dirinya dipercaya sebagai kepala dinas, dirinya mulai menggalakan perbaikan-perbaikan Dapodik dan perbaikan-perbaikan semua administrasi sekolah.      

‘’Pada tahun ini untuk mencapai 100 persen kita bisa andalkan, kada semua  pelaporan terkait dengan pendidikan bermuara pada Dapodik. Karena itu, guru dan semua kepala sekolah diharapkan dapat mengikuti semua, sehingga Dapodik bisa berjalan baik. Kalau Dapodik berjalan dengan baik maka persoalan-persoalan yang terjadi di sekolah bisa secara perlahan dapat diatas dengan baik,’’ katanya.

Ia  mencontohkan, misalnya darana prasarana bangunan, penerimaan siswa baru maupun yang telah tamat atau  lulus di sekolah dapat berjalan dengan baik dan tidak mengalami hambatan dalam penulisan rapor maupun penerimaan ijazah.

Baca Juga :  Bupati Ajak Guru-Guru di Sarmi Jalankan Tugas dan Tanggungjawab Dengan Baik

‘’Dapodik itu saya andaikan otak dari pendidikan. Ketika Dapodik baik, maka semua admnistrasi di sekolah itu dalam posisi baik,’’ tandasnya.

Stephanus Kapasiang menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan di 2 tempat karena jumlah  guru dan kepsek yang mengikuti kegiatan ini cukup banyak. ‘’Kita buat di 2  lokasi. Kalau hanya satu tempat, tidak muat,’’ tambahnya.  (ulo)     

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

MERAUKE- Seluruh Kepala Sekolah dan operator Dapodik mulai dari TK, SD, SMP dan SMA-SMK   diberi penguatan terkait dengan Dapodik. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke Stephanus Kapasiang, S.Pd, seusai membuka penguatan Dapodik bagi Kepala sekolah tersebut mengungkapkan kegiatan yang diberikan ini agar para kepala sekolah dan operator memahami pentingnya Dapodik tersebut.

Sebab, Dapodik merupakan jantung dari pendidikan mulai dari persoalan sumber daya manusia, siswanya, sampai pada persoalan sarana prasarana di sekolah.   

‘’Kalau mau dibilang masih ada masalah ya. Tapi dibilang tidak ya juga. Sebenarnya Dapodik kita sudah berjalan. Hanya selama ini masih lemah, sehingga perlu diberi penguatan-penguatan mulai dari TK sampai SMA-SMK,’’ katanya.

Baca Juga :  Yakin Ekskul Pramuka Akan Tetap Diminati

Stephanus Kapasiang menjelaskan bahwa sejak 2022 lalu saat dirinya dipercaya sebagai kepala dinas, dirinya mulai menggalakan perbaikan-perbaikan Dapodik dan perbaikan-perbaikan semua administrasi sekolah.      

‘’Pada tahun ini untuk mencapai 100 persen kita bisa andalkan, kada semua  pelaporan terkait dengan pendidikan bermuara pada Dapodik. Karena itu, guru dan semua kepala sekolah diharapkan dapat mengikuti semua, sehingga Dapodik bisa berjalan baik. Kalau Dapodik berjalan dengan baik maka persoalan-persoalan yang terjadi di sekolah bisa secara perlahan dapat diatas dengan baik,’’ katanya.

Ia  mencontohkan, misalnya darana prasarana bangunan, penerimaan siswa baru maupun yang telah tamat atau  lulus di sekolah dapat berjalan dengan baik dan tidak mengalami hambatan dalam penulisan rapor maupun penerimaan ijazah.

Baca Juga :  Pemkab Merauke Tunggu Juknis Terkait  3 Hari Kerja

‘’Dapodik itu saya andaikan otak dari pendidikan. Ketika Dapodik baik, maka semua admnistrasi di sekolah itu dalam posisi baik,’’ tandasnya.

Stephanus Kapasiang menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan di 2 tempat karena jumlah  guru dan kepsek yang mengikuti kegiatan ini cukup banyak. ‘’Kita buat di 2  lokasi. Kalau hanya satu tempat, tidak muat,’’ tambahnya.  (ulo)     

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya