Nekwek menegaskan, apabila ada bukti kuat, yang bisa dipertanggungjawabkan, maka Pemkab Yalimo akan menindaklanjuti masalah itu, sebab dikhawatirkan jangan sampai masyarakat khususnya di Yalimo dan pada umumnya di Wilayah Lapago terjerumus dengan hal itu.
Dengan demikian seusai pertemuan dan dialog bersama dengan masyarakat perwakilan dari lima Distrik se kabupaten Yalimo dengan Pemkab Yalimo menyepakati bersama pemalangan yang dilakukan oleh masyarakat di dua tempat yang berbeda yaitu di KM 75 dan KM 85 di jalan Trans Wamena – Elelim Jayapura sepakat dibuka
"Kegiatan ini sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian Bhayangkari terhadap lingkungan dalam kehidupan bersosial bermasyarakat, semoga dengan adanya Bhayangkari peduli menjadi penyemangat bagi keluarga yang kami sambangi," Ujar Kapolres Yalimo
“Kita berikan kemudahan kepada masyarakat yang merasa kehilangan motornya dengan mengirimkan nomor mesin dan nomor rangka dari 21 kendaraan itu ke Polres jajaran, kalau ada yang cocok, bisa menghubungi Polres Yalimo,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos via selulernya, Rabu, (22/2), kemarin.
Lantaran terjebak di lumpur jalan Trans Papua Wamena – Jayapura dan juga laporan dari laporan masyarakat, sebanyak 21 kendaraan bermotor berbagai jenis yang merupakan hasil curian dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapuran dan Kabupaten Keerom, diamankan Polres Yalimo usai dilakukan razia di wilayah itu.
Dalam kegiatan tersebut tim yang terdiri dari Dokter serta tenaga medis dari Klinik Bhayangkara Polres Jayawijaya melakukan pemeriksaan kesehatan baik tensi maupun penyakit lainnya guna diberikan pengobatan secara gratis.
Pemenrintah Kabupaten (Pemkab) Yalimo bersama TNI/Polri dan masyarakat Yalimo merayakan Natal bersama, Tahun 2022 yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Yalimo. Perayaan Natal yang dilaksanakan dengan penuh damai dan suka cita, dipimpin oleh Pdt. Adam Faluk, S.Th
Simeon Fusage, SKM,MM di hadapan para peserta pelatihan dan para undangan mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah perekonomian perdagangan bagi OAP yang ada di Yalimo, di mana Dinas Perindag akan membuka sebuah grosir karena persiangan saat ini sangat berat, karena itu, harus ada tempat penampungan dan selanjutnya akan dijual dengan murah kepada masyarakat atau harga terjangkau bagi pedagang OAP yang memiliki kios.
Kegiatan yang berlangsung aman, damai dan suka cita ini juga dihadiri oleh Zending dari Belanda yang mula-mula membawa penginjilan di Passfaleh Abenaho, 28 Oktober 1963 silam.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Kantor DPRD Yalimo. Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Yalimo, staf Dinas Kesehatan Yalimo, para kepala Puskesmas, para dokter Puskesmas, kepala kampung serta tamu undangan lainnya.