Apel gabungan ini diikuti oleh para Asisten Setda, para Organisasi Perangkat Daerah, ASN di lingkungan Pemkab Yalimo, TNI-Polri, dan juga diikuti oleh peserta Paskibra/Pasukan Pengibar Bendera, yang akan bertugas pada pengibaran bendera merah putih pada 17 Agustus 2024 pada HUT RI tingkat Kabupaten Yalimo.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Yalimo, Amina Kombo, S.Pd secara langsung memberikan layanan bantuan makanan tambahan, lebih khusus kepada anak-anak dan ibu hamil di Kampung Hobakma, Yabema, Honita dan Kampung Sili.
Patroli jarak jauh ini melibatkan Kapolres Yalimo bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Yalimo dan personel Brimob. Mereka bergerak menuju Distrik Apahapsili untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan terkendali.
Bisa juga kata Wakapolda jika mengetahui keberadaan Bripda Aske maka langsung diamankan dan dibawa ke Polresta. “Ini yang sedang kami upayakan sebab medan untuk mengejar anak ini terlalu berat sehingga kalau kami kejar tanpa tahu dimana itu sia – sia. Dia kalau masuk hutan tapi kita tidak tahu dimana itu sama saja,” beber Patrige.
Acara HUT kabupaten Yalimo diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt, Adam Faluk , S.Th ini, dipusatkan di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo dengan sorotan tema, “Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah sia-sialah usaha orang yang membangunnya, jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota sia-sialah pengawal berjaga-jaga”, yang diambil dari Mazmur 127 ayat 1.
Sekda Yalimo Dr. Isak Yandop,SE.M.Si mengatakan bahwa sesuai dengan pemgembangan industri di Kabupaten Yalimo, komoditi yang akan dikembangkan adalah komoditi yang berbasis pada hasil pertanian umumnya seperti pisang, singkong , keladi , nenas dan ubi jalar.
Apalagi, dalam waktu dekat ini, Pemkab Yalimo akan menggelar acara syukuran Hari Ulang Tahun Kabupaten Yalimo yang ke-16 tahun pada 21 Juni 2024 mendatang. Oleh karean itu, semua ASN Pemkab Yalimo yang masih diluar, baik di luar Papua, di Jayapura, Waeman maupun daerah lainnya, untuk segera kembali dan bertugas di Yalimo.
Acara pelepasan siswa/siswi SD Negeri Binaan Bulmu Manoiek Elelim Yalimo diawali bakar batu tradisional khas bagi masyarakat Pegunungan Papua dan dilanjutkan dengan Ibadah yang dipimpin seorang hamba Tuhan dengan sorotan tema, “Karena Aku berikan ilmu yang baik kepadamu, janganlah meninggalkan petunjukKu” dan Sub tema “Persiapkanlah dirimu menuju masa depan yang cerah”.
Sekda Kabupaten Yalimo Dr. Isak Yando,SE, M.Si mengatakan bahwa dari hasil rapat tersebut, untuk menyikapi situasi yang terjadi di Kabupaten Yalimo, Pemerintah Kabupaten Yalimo mengimbau dan menyampaikan beberapa poin penting kepada seluruh masyarakat yang ada di lima distrik se-Kabupaten Yalimo.
Bupati mengatakan jika putusan itu adalah putusan hukum yang harus dilakukan sesuai prosedur hukum, sehingga pemerintah harus melakukan kajian atas putusan tersebut termasuk meminta fatwa kepada MA terkait isi dari putusan tersebut.