Kapolres Boven Digoel AKBP I Komang Budhiarta, SIK yang berada di Merauke mengikuti rapat koordinasi terkait persiapan Pemilu, ditemui wartawan Jumat (09/02/2024) malam mengakui hal tersebut.
etua KPU Kota Jayapura, Oktovianus Injama menyampaikan bahwa pihaknya mendapat laporan jika saat ini sudah cukup banyak warga dari Negara tetangga PNG yang mulai berkeliaran di Kampung Moso, Distrik Muara Tami.
 Dia mengatakan, saat ini Kota Jayapura dan sekitarnya sudah memasuki musim penghujan. Kemudian potensi tanah longsor, banjir bahkan abrasi seperti yang sudah terjadi di kawasan pantai wisata Holtekamp Kota Jayapura juga telah menjadi ancaman serius. Karena itu, pihaknya terus memberikan sosialisasi dan imbauan kepada warga di Kota Jayapura, supaya benar-benar memperhatikan soal ini.
Dalam syukuran tersebut masyarakat meminta kepada pemda Kabupaten Jayawijaya untuk segera melangkapi system kelistrikan, Air bersih, Fasilitas puskesmas, tenaga kesehatan dan kendaran puskesmas, hal ini perlu dilakukan guna menunjang pelayanan di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Yalimo.
  Salah satu lokasi yang terparah terjadi di daerah Pantai Holtekamp, dimana tempat pemakaman umum milik warga Kampung Holtekam yang sudah ada sejak tahun 1940-an, sebagianya rusak dan hanyut terbawa abrasi air laut, sehingga tidak bisa ditemukan kembali. Warga Kampung setempat kemudian bekerja sama menyelamatkan makam pendahulu mereka yang tersisa.
 Pangdam mengatakan, karya bhakti yang dilaksanakan itu bertujuan untuk menjaga pantai agar tidak tercemar oleh sampah plastik yang berbahaya karena dapat mencemari lingkungan dan mengancam kesehatan manusia, sedangkan penanaman pohon selain untuk menahan abrasi dan gelombang pasang serta dampak pemanasan global .
  Mantan Rektor Uncen Jayapura tersebut menjelaskan bahwa saat melakukan pertemuan dengan warga Kampung Imbuti tahun 2023, ada beberapa permintaan dari masyarakat diantaranya 1 unit bus untuk melayani anak-anak yang biasa pulang pergi sekolah. Â
 Karena itu, Pemerintah Kota Jayapura menjanjikan untuk segera membenahi kawasan itu. Namun Pemkot Jayapura tidak bisa bergerak sendiri, tetapi akan meminta bantuan pemerintah pusat dan juga Pemerintah Provinsi Papua.
  Adapun alasan warga kampung untuk memindahkan makam yang sudah puluhan tahun berada di lokasi itu, karena tempat pemakaman itu terkikis abrasi air laut. Bahkan sejumlah tulang belulang jasad dalam kuburan ini, terbongkar dan hanyut akibat abrasi gelombang pantai yang naik beberapa hari belakangan ini. Bahkan, beberapa makam yang sudah puluhan tahun itu hilang dan tak berbekas lagi.
Dalam baku tembak yang berlangsung selama tiga hari itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan satu orang terkena serpihan peluru. Mereka adalah anggota Brimob, Bripda Alfandi Steve Karamoy meninggal dunia akibat ditembak KKB pada Jumat (19/1). Dan sudah diterbangkan ke kampung halamannya untuk dimakamkan.