Meski berada dalam kondisi sulit, para tukang ojek di Pangkalan Ojek Pasar Karang memilih tidak menaikkan tarif. Mereka mengaku lebih mengutamakan masyarakat kecil, terutama para pedagang pasar, yang juga sedang berjuang memenuhi kebutuhan
Tim medis kemudian melakukan tindakan lanjutan, termasuk operasi, guna menstabilkan kondisi korban. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif dan belum dapat dimintai keterangan. Sementara itu, Satgas Operas
Nantinya, terbit Surat Edaran (SE) yang menjadi dasar pemberian BHR bagi ojol. Kepastian peluncuran SE tersebut masih berkoordinasi dengan Kementerian Sekretariat Negara (Setneg). Pengumuman BHR ojol dilakukan bersamaan
Kegiatan tersebut dipimpin oleh penyidik Sat Reskrim Polres Jayapura dan disaksikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), kuasa hukum para tersangka, serta personel pengamanan.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., me
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga sekitar pukul 05.30 WIT, tergeletak di parit dengan kondisi terdapat luka pada tubuhnya. Polisi yang menerima laporan warga langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah T
Menurut Alamsyah, satu dari empat pelaku diketahui melarikan diri dan diduga berada di wilayah Kaure. “Kami telah mendapatkan informasi dari anggota di lapangan bahwa salah satu pelaku melarikan diri ke wilayah Kaureh. N
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali, mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya menangkap pelaku yang masih buron. Ia menegaskan, Polres Jayapura tidak
“Kesejahteraan para ojek adalah prioritas. Sesuai dengan semangat Ndi Sowosio Ndi Korako, saya sarankan segera bentuk Koperasi Ojek, agar dapat saling menopang dalam kebutuhan mendesak, dan tidak terlilit pada hutang yan
Bantuan ini disambut antusias oleh para tukang ojek yang sehari-hari menggantungkan hidup dari jasa transportasi roda dua. Rustan Saru menyampaikan bahwa pemerintah kota terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutam
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali membenarkan adanya penemuan mayat laki-laki bernama Seprianto Lapu (36) di tepi Jalan Raya Sentani–Waena.
Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan lain-lain. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan keselamatan bagi para pengem
Kapolres Puncak Jaya, AKBP Achmad Fauzan, saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika dua pelaku mendatangi pangkalan ojek di Kampung Mulia Ambut, tepatnya di dalam Kota
Hal itu diakui salah satu driver ojol aplikator Grab, bernama Rosi. Ia mengaku bahwa beberapa hari lalu ada salah satu aplikator yang melakukan aksi demo lantaran dibatasi dalam menarik penumpang.
  Kapolsek Abepura Kompol Komarul Huda mengatakan bahwa pihaknya tidak menginginkan hal buruk terjadi kepada kedua belah pihak. "Kami tidak ingin hal buruk yang akan terjadi terkait Permasalahan Taxi Onlie dan Trayek Of
Menyikapi itu, salah satu aplikator ojol yaitu Gojek menyambut baik imbauan Presiden Prabowo. Bahkan Gojek menghadirkan program tali asih Hari Raya dalam bentuk uang tunai untuk mitra dengan kriteria tertentu.
Kapolres Paniai, Kompol Dedy A. Puhiri, membenarkan kejadian tragis tersebut. Ia mengungkapkan bahwa peritiswa pembunuhan tragis ini terjadi di Pelabuhan Aikai, Kampung Aikai, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Dijelaskan bahwa kejadian tewasnya dua tukang ojek ini terjadi Kamis (21/11) sekira pukul 16.30 WIT di Kampung Weni, Distrik Mage'abume, Kabupaten Puncak. Terungkap setelah ada warga mendatangi Polsek Sinak dan melapor jika dirinya mendapati informasi dari tetangganya yang berteriak setelah mengetahui ada dua sosok tukang ojek yang diduga dari Mulia tergeletak tak bernyawa.
Ketua terminal A1 Obenius Wenda, mengatakan soal pengakalan ojek di wilayah terminal sinakma ini pihaknya sudah pernah umumkan bahkan juga melarang agar para tukang ojek di larang mangkal di wilayah terminal apalagi angkut penumpang di dalam terminal dan sekitarnya.
Kasat Lantas Ipda Agus Hadiyanto saat dikonfimasi menyampaikan bahwa selain melakukan pengaturan arus lalu lintas dalam Rangkaian Operasi Keselamatan Cartenz 2024 pihaknya turut menyambangi Komunita sOjek di seputaran Kabupaten Tolikara guna memberikan himbauan, sosialisasi serta penyuluhan akan aturan berlalu lintas demi keselamatan di jalan raya.
Kegiatan dipimpin langsung Kasat Lantas Ipda Agus Hadiyanto, dan diikuti oleh personel Polres Tolikara yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Keselamatan Cartenz 2024. Imbauan ini dilakukan dengan mendatangi komunitas ojek di pangkalan Jalan Irian.
Dimana awalnya pelaku DM hendak ke Saga Waena, kemudian di pangkalan ojek pelaku memanggil korban untuk diantarkan ke Mega Waena. Tapi saat itu korban tidak dengan cepat merespon pelaku, lantaran korban sedang membalas chat dari istrinya.