Namun, ia tidak dapat menyebutkan lebih lanjut anggota keluarga siapa yang akan melakukan laporan polisi. “Direncanakan setelah prosesi pemakaman mendiang, selesai dilaksanakan, maka pihak keluarga akan mengambil langkah
Kejadian tersebut diketahui setelah menerima informasi dari Direktorat Samapta Polda Sulsel terkait adanya keluhan korban usai shalat subuh setelah sahur. Laporan awal, bersangkutan dikabarkan jatuh sakit saat berada di
Aparat juga terlambat mendapat informasi ini sehingga hanya mengambil keterangan dan melakukan penyelidikan pasca kejadian. Polisi masih mendalami motif dan penyebab kematian bocah berusia 10 tahun berinisial DN tersebut
Setelah insiden itu, korban sempat mendapatkan penanganan dan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika. Namun pada Selasa sore korban dikabarkan meninggal dunia.
Lanjutnya, Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Jayapura, Iptu Frisko R. Domo, didampingi Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura, Ipda Andarias Mesak Sroyer, SH. Turut hadir
Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenko Polkam Kolonel Infanteri Honi Havana menyampaikan bahwa informasi awal berkaitan dengan peristiwa penembakan pesawat tersebut sudah diperoleh.
Surat yang ditulis dalam bahasa Ngada itu berisi pesan agar sang ibu merelakan kepergian korban, tanpa perlu menangis atau mencarinya. Pada bagian akhir surat, terdapat gambar menyerupai emoji wajah menangis. Polisi tela
Meski begitu aparat keamanan terlihat masih berjaga-jaga di lokasi guna memastikan situasi benar-benar kondusif. Ketua Pemuda Loorlobai Kabupaten Mimika, Arifin Letsoin yang juga merupakan paman kandung korban, menjelask
Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona membenarkan bahwa saat ditemukan, korban berada dalam posisi tubuh terbaring ke posisi kiri. Dijelaskan, penemuan ini berawal dari saksi berinisial SDT (43) yang berada di lokasi m
Beberapa penumpang KM Gunung Dempo yang masuk ke Pelabuhan Jayapura kedapatan dipengaruhi minuman keras bahkan terjadi perkelahian yang berujung meninggalnya satu penumpang. Ini lantas dikomentari pihak Pelni Cabang Jaya