Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jayapura, Silvia Yoku, mengungkapkan bahwa upaya pencarian terhadap korban terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Namun hingga Minggu (4/1) hasil pencarian masih nihil. “Sampa
Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan menjelaskan, peristiwa nahas tersebut bermula saat korban mandi di pantai bersama sejumlah rekannya. Namun secara tiba-tiba korban terseret ombak ke arah tengah laut dan sempat meminta
Dari lima korban yang ditemukan, tiga orang berhasil selamat, masing-masing dua pria dewasa dan satu perempuan dewasa. Sementara dua korban lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Korban meninggal pertama merup
Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengatakan pencarian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI-Polri, pemerintah daerah, Basarnas, serta masyarakat setempat.
Panglima Komando Daerah Angkatan Udara (Pangkodau) III Marsda TNI Dr. Azhar Aditama Djojosugito, terjun langsung memantau menggunakan pesawat jenis CN milik TNI AU. "Tim sudah bergerak sesaat setelah laporan diterima pad
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat, Wagianto, menjelaskan upaya pencarian telah dilakukan oleh keluarga dan masyarakat serta Tim SAR gabungan yang ada di Asmat setelah menerima laporan, Sabtu pagi. Namun, ko
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Rusdi kepada wartawan di Merauke mengungkapkan, pencarian terhadap korban tersebut diperluas setelah 2 hari pencarian namun masih tetap nihil.
Korban diduga tenggelam akibat kelelahan saat berenang di sekitar Dermaga Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel. Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Darmawan mengatakan, pihaknya menerima laporan beberapa saat ke
Korban pertama kalinya ditemukan oleh para nelayan yang sedang memancing di sekitar lokasi penemuan dalam keadaan mengapng terombang ambing dengan jarak sekitar 9,3 kilo dari Muara Sungai Kumbe.
‘’Dalam laporannya, Felix menceritakan bahwa seorang anak bernama Dionysius Rumatora, laki-laki berumur 4 tahun, kemarin pagi setelah diantar ke sekolah oleh ibunya di PAUD kampung Kumbe, terlihat oleh saksi mata tampak