Menurut Kepala Pemerintahan Kampung (KPK) Douwbo, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori, Marthen Boseren, larangan penggunaan kantor kampung tersebut oleh mantan kepala kampung atau kepala kampung sebelumnya.
“Kalau data tentang stunting itu di peroleh dari Puskesmas tolong di cek ulang baik-baik jangan sampai data itu tidak benar lalu dipakai,”ujar salah seorang warga yang enggan menyebut namanya ketika ditemui Cenderawasih Pos, Sabtu,(7/10).
Diantaranya, kemalasan bekerja sementara istri sedang mengandung. Selain itu, ketika melahirkan anak dibiarkan begitu saja. “Otomatis ketika mengandung dan asupan gizinya kurang baik, maka anak yang lahir bisa terkena stunting,” jelas Sodiq.
Ia menilai hal tersebut merupakan suatu unsur kesengajaan karena tanpa disadari dengan membakar sampah pada bagian pohon yang telah mengering menyebabkan dahan pohon patah dan roboh menimpah gedung Kantor Dewan Adat Byak Mun Supiori yang dipinjam pakai tersebut.
Sebanyak 150 tenaga honorer Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Pratama Supiori, Kamis ( 5/10 ) siang sekitar pukul 10.30 WIT melakukan aksi mogok kerja. Aksi ini dilakukan dengan meninggalkan ruang kerja dan turun ke jalan, berkumpul di depan RSUD, di ruas jalan umum Marsram – Korido.
Kantor Dewan Adat Byak Mun Supiori yang dipinjam pakai oleh Dinas Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Supiori pada Selasa, (3/10) siang sekitar pukul 10.30 WIT tertimpah pohon kering berukuran besar tinggi yang patah dan roboh.
Kepada Dinas Pendidikan dan Kebuyaan Kabupaten Supiori Yustinus Kiambo, S.Pd yang dikonfirmasi terkait sekolah tersebut mengatakan, akibat dari kerusakan tersebut beberapa ruang kelas tidak bisa difungsikan lagi sebagai ruang belajar anak-anak.
Kasat Binmas Polres Supiori Iptu Rovetson Setty. SH menyampaikan kegiatan ini dalam rangka Operasi Bina Kusuma Cartenz 2023, sekaligus dukung pemuda-pemuda berprestasi di Kampung Dobow yang pernah menjuarai Kapolres Cup Tahun 2023
“Polri khususnya Polres Supiori akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna terciptanya rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat,” ungkapnya.