Kepala BGTK Provinsi Papua, Fatkurohmah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi BGTK Papua dengan dinas pendidikan Provinsi dan Kota di empat Provinsi dalam memahami arah kebijak
Wali Kota Abisai Rollo menegaskan bahwa kenaikan target PAD ini merupakan hasil kesepakatan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dan menjadi tanggung jawab penuh bagi OPD pengelola pendapatan daerah.
Wakil Wali Kota Jayapura menjelaskan bahwa target PAD tahun 2025 Rp290 miliar lebih, dan untuk tahun 2026 ditetapkan meningkat menjadi Rp303 miliar lebih, atau naik sekitar Rp13 miliar dari tahun sebelumnya.
Rapat yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru ini membahas evaluasi capaian realisasi tahun 2025, serta penetapan target untuk tahun 2026. Salah satu perhatian utama dalam Rakor tersebut adalah rendahnya
Pelaksana Tugas Asisten III Setda Papua, Triwarno Purnomo, yang mewakili Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan Satgas Linmas sejalan dengan misi pemerintah menjadikan Papua yang cerdas, sejahtera, dan ha
Mambay mengatakan, Papua tidak terlepas dari ancaman bencana. Ini mengingat letak geografis dan kondisi lingkungannya. Di sisi lain, degradasi lingkungan turut meningkatkan risiko banjir, kebakaran hutan dan longsor.