Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali, SH., MH., menjelaskan, Penangkapan berlangsung pada Rabu malam, 17 Juli 2025, sekitar pukul 23.40 WIT, di sebuah kedai di samping SMA Advent Bambar.
Ketiga personel Polres Merauke yang diberhentikan berdasarkan Keputusan Kapolda Papua yakni Aipda ZI melanggar Pasal 13 ayat Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri dan Pasal 13 Huruf
Operasi ini merupakan hari keempat sejak dimulai 14 Juli 2025 lalu. Dalam operasi tersebut sebanyak 52 kendaraan berhasil terjaring. Total kendaraan yang terjaring sebanyak 268 unit, yakni hari pertama 105 unit, hari ked
Sebelumnya, Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu menyatakan tidak melarang aksi demo damai namun harus bermartabat dan tidak merugikan masyarakat lain yang menggunakan fasilitas umum. “Adik-adik boleh melakukan aksi dem
Bripka Sulaiman Mani dan Bripda Syahril Ramadhan memberikan materi tentang jenis dan penggolongan narkotika, dampak penyalahgunaan narkoba, peran masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba, serta anc
Seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya mengungkapkan, di kawasan itu, praktek judi rolet atau bola putar menjadi salah satu aktivitas judi yang sudah lama dibuka oleh sejumlah pihak. Bahkan parahnya, praktek jud
Pada hari pertama operasi ini, sebanyak 26 pelanggar lalu lintas berhasil dijaring oleh petugas. Dari total pelanggar yang terjaring, 24 di antaranya merupakan pengendara sepeda motor dan 2 lainnya merupakan pengemudi mo
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui KJasi Propam Ipda Sabir mengatakan, razia kendaraan bermotor dan kelengkapan surat berkendara bagi personel Polri ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan berkendara para
Kepala Unit Bin Ops (KBO) Sat Lantas Polres Mimika, Ipda Rudolof Sormin, menerangkan bahwa berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai korban melaju melawan arah dari arah bundara
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Angung Made Satria Bimantara, S.IK membenarkan adanya aksi saling serang yang dipicu dari miskomunikasi waktu pelaksanaan ibadah minggu antara dua jemaat yang menggunakan satu gedung gereja