Hingga berita ini diterbitkan, korban masih mendapatkan perawatan medis di RSUD Wamena, sementara pemicu korban nekat untuk melakukan penganiayaan terhadap orang tuanya saat melakukan aktifitas berjualan di pasar misi Wouma juga belum jelas, lantaran kepolisian masih menunggu kondisi korban memungkinkan untuk diambil keterangannya.
“Di Supiori ini menyangkut miras kami sangat membatasi sehingga tidak begitu bebas di sini, kalau ada pemuda-pemudi kita kedapatan konsumsi Miras itu satu – dua saja, tidak begitu banyak seperti kabupaten lain,”ucap Kapolres kepada wartawan di Supiori, Senin,(30/10)
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, mengungkapkan, pasca kejadian kebakaran di Gedung D Kantor Pemkab Jayapura personel Polres Jayapura terus mengintensifkan pengamanan baik tertutup dan terbuka di lingkungan Kantor Pemkab Jayapura.
Dengan berfokus pada keselamatan pengguna jalan dan pengendara, petugas Satlantas melakukan pengamanan dan pengawasan di sepanjang jalan yang tengah menjalani proses pengaspalan tersebut.
Dikatakan Kabag Ops bahwa Jelang Pemilu 2024, Polres Merauke gencar laksanakan patroli dan razia Cipkon (cipta kondisi) dapat yang dilaksanakan dalam seminggu tiga kali atau dua kali berdasarkan kirka dari intelijen.
Dari pengakuan YY pada saat diinterogasi, terduga pelaku mengakui telah melakukan perbuatan cabul terhadap korban di bawah umur berinisial IG (11) sebanyak 3 kali di Kampung Baburia Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba AKP. F Taborat, SH membenarkan ada Home pabric di Jalan Yosudarso Wamena di dalam rumah serta honai yangmana saat dilakukan penggeledahan rumah dan honai dalam keadaan kosong.
Serta selalu mengikuti kegiatan –kegiatan yang bersifat positif dan menjauhkan diri dari hal – hal yang bersifat negatif sehingga menjadi pemuda – pemudi yang baik, cerdas dan yang mempunyai dedikasi yang baik dalam menopang pembangunan di Kabupaten Supiori sehingga harapan-harapan dari pada pembangunan di Kabupaten Supiori bisa berjalan dengan baik.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H. melalui Padal Ipda Joni Kambara mengatakan razia tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas di Sentani.