Tim Puslitbang Polri dipimpin oleh Ketua Tim Kombes Pol Syahrial M. Said. S.I.K, selaku Ketua Tim, dengan anggota Kompol Septi Astuti,S.T.M.A. dan Bripka Maradon serta didampingi oleh Konsultan Universitas Indonesia Ir.Abdul Hamdany.,S.T.,M.T. Analisa Utama Bidang.
“Strong point ini kita lakukan setiap pagi, personel melakukan pengaturan lalulintas di sejumlah titik persimpangan di dalam Kota Sarmi untuk mencegah kemacetan dan membantu anak sekolah menyeberang, guna mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya serta menciptakan kenyamanan kepada masyarakat,” ujar Kasat Lantas Ipda Taufik Hidayat, SH.,MH.
Setelah dilakukan pencarian selama 3 tahun, Tim Opsnal Polsek Abepura akhirnya berhasil menemukan Sepeda Motor merek Honda Beat F1 milik Korban Andi Nely Anggriany.
Kegiatan pembinaan pertanian dan sambang ke para petani sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan, dan mendorong ketahanan pangan. Adapun para petani yang disambangi, yakni Jumari, Budi, dan Hamid.
Kapolsek Abepura, AKP. Soeparmanto, SH, mengatakan korban ditemukan meninggal sekitar pukul 13.10 WIT. Saat ditemukan, di sekitar jenazah korban tidak ditemukan benda benda mencurigakan, tubuh korban juga tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.
Kasubdit Mulmed Bidhumas Polda Papua Kompol Mujiat mengatakan bahwa kedatangannya adalah untuk penguatan dan peningkatan manajemen media di wilayah Polres jajaran Polda Papua.
Selain berkenalan dengan Kepala Sekolah SMP Yoanes Arts yang baru bernama sr. Laurensia, Bhabinkamtibmas Brika Apriyandi juga mendapat masukan dan harapan dari Kepala Sekolah. Dimana mereka meminta pihak Polres untuk melakukan patroli di lingkungan sekolah karena sekolah pernah terjadi pencurian dan sudah sering terjadi.
“Kami juga meminta dukungan kepada semua pihak untuk pengamanan personel di Distrik Kiwirok, agar para Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat bisa bersinergi bersama kami untuk menjaga keamanan dalam pelaksanaan Pemelihan umum serentak Tahun 2024 berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan " Ujar Iptu Jufri Rambu.
Seperti yang terjadi disalah satu rumah honai yang ada di Jalan Yosudarso Wamena, lantaran diketahui menjadi incaran kepoliian para pelaku menyembuyikan puluhan liter miras jenis balo dalam dapur dan Kandang Wam berhasil di temukan aparat kepolisian dan langsung dimusnahkan di tempat dengan cara di buang.
Kepada petugas SPKT Polres Merauke, Bernadus Kamawen dan Leonardus Garima menjelaskan bahwa pemilihan kepala Kampung Furamanderu yang dimenangkan Lazarus Yeri yang berada di nomor urut 2, yang tak lain mantan kepala kampung satu periode yang kembali maju dalam pemilihan tersebut karena penuh kecurangan.