Dari kejadian tersebut anggota reskrim Polres Paniai kini tengah mendalami kasusnya. “Saat ini Polisi masih menyelidiki kasus terbakarnya Puskesmas Pembantu di Kampung Kegouda, Paniai,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny melalui rilisnya, Selasa (19/12).
“Posko operasi lilin nantinya ditempatkan disejumlah titik untuk memastikan arus lalu lintas termasuk proses ibadah bisa berjalan dengan baik dan lancar. Lalu untuk potensi gangguan kami pikir yang berbau dengan ledakan ini yang perlu diantisipasi,” kata Kapolresta Victor Mackbon di Pantai Hamadi belum lama ini.
Kapolresta mengatakan, saat ini pihaknya tengah memonitor tahapan-tahapan dalam rangkaian Pemilu 2024 yang dituangkan dalam pelaksanaan tugas Operasi Mantap Brata 2023-2024. Iapun meminta agar upaya deteksi bisa dilakukan agar bisa dilakukan penanganan lebih awal dan disertai langkah antisipatif.
Pelaksanaan Pengamanan dan razia miras tersebut sebagai wujud Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang tiba dan akan berangkat dengan menggunakan kapal perintis menuju daerah pedalaman Merauke.
“Sampai saat ini kami masih kumpulkan barang bukti dan saksi –saksi yang ada disekitar TKP untuk mencari tahu pelaku yang melakukan aksi kekerasan terhadap Korban, sebab keterangan awal dari warga taka da yang mengenal pelaku,”ungkapnya Sabtu (16/12) kemarin.
Namun tak lama ia kembali berulah usai diberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya. Saat diamankan ini YY malah ingin melawan dan melarikan diri di lokasi penangkapan, namun dengan sigap tim Resmob Numbay langsung meringkus.
Ia melajukan SPM Honda Beat Street nomor polisi PA 2737 RK dengan kecepat tinggi hingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya kemudian menabrak satu unit mobil dump truck Mitsubishi nomor polisi PA 8658 AG yang diparkir di sebelah kiri jalan. Sopir truk bernama Agus (36) memilih berhenti dan parkir karena alami ban pecah.
Polisi santa ini berkeliling menyambangi kelompok anak – anak kemudian menghibur sekaligus memberi pesan positif untuk bisa saling menghargai. Kasat Binmas Polresta Jayapura Kota AKP Heru Prasmono menjelaskan polisi santa yang mobile ini mendatangi peserta didik di TK Kemala Bhayangkari 03 Hamadi.
Kegiatan sosialisasi dan bantuan sosial ini menjadi langkah awal dalam upaya mencegah perkembangan kelompok radikal serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah sekitar.
“Tujuan utama kami adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua pengguna jalan, mengurangi kemacetan, dan meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.