Turut hadir dalam doa lintas agama ini, Penjabat Bupati Puncak, Nenu Tabuni dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Puncak. Hadir pula pasangan calon bupati dan wakil bupati, tokoh agama, tokoh masyarakat, ASN dan perwakilan satuan penugasan TNI di Kabupaten Puncak.
 Kecelakaan beruntun ini, menyebabkan 1 orang tewas di tempat yakni sepeda motor Honda CRF bernama Yoseph Ndiken. Sedangkan yang mengalami berat Gabrriella Ndiken (8), anak dari Yoseph Ndiken yang saat itu dibonceng orang tuanya. Sedangkan luka ringan pengendara sepeda motor Yamaha Vega Cleif Glen Maike. Sementara pengemudi mobil tidak mengalami luka.
Diman yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) diminta untuk segera menyerahkan diri. Kompol Hermanto menegaskan, bagi setiap orang yang ikut serta menyembunyikannya maka dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Untuk diketahui, tahapan kampanye di Kabupaten Mimika sudah resmi dimulai sejak tanggal 25 September 2024. Namun, jadwal kampanye bersama masing-masing Paslon ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika pada tanggal 23 Oktober 2024.
TKP nya sendiri berada di Kali Pagargom Distrik Waegi Kab. Puncak Jaya dan para personel Polres Puncak Jaya serta Satgas Damai Cartenz. Kapolres Puncak Jaya saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kronologi awal kejadian bermula saat korban bersama 3 anggota lainnya hendak kembali ke Polsek Ilu dari Kota Mulia namun sesampainya di Kali Pagargom tiba-tiba korban ditembak oleh KKB dari belakang sehingga korban langsung terjatuh dari motor.
Penyebab bentroknya sendiri hanya karena perempuan yang akhirnya merembet ke dua kelompok suku. Bentrok terjadi sekitar pukul 11.20 WIT di kompleks Kampung Sapalek Distrik Napua. Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo mengatakan akibat konflik warga ini 1 warga meninggal dunia dan dua orang lainnya luka - luka yang salah satunya adalah anggota Polres Jayawijaya.
‘’Sementara ini, pelaku sedang kita periksa. Kita juga masih mendalami apakah pelaku sendiri atau ada teman pelaku yang terlibat,’’ jelasnya. Selain menangkap pelaku, Polisi juga telah berhasil mengamankan pisau yang digunakan pelaku menusuk bagian dada korban 1 kali yang menyebabkan korban meninggal.
AKBP Umar Nasatekay menjelaskan, ada belasan anggota Polres Jayapura yang diturunkan untuk pada Pilkada 2024 dengan mereka mendapatkan tugas khusus menjadi pengawal pribadi (Walpri) untuk para calon Bupati Jayapura dan Wakil Bupati Jayapura.
  "Benar ada 2 calon penumpang yang kedapatan membawa ganja hari ini, diantaranya yakni YS dibekuk sekitar Pukul 09.30 WIT dan MM yang ditemukan oleh personel TNI AL dan personel kami ketika melakukan pengamanan penumpang naik ke atas Kapal milik PT. Pelni KM. Labobar sekitar Pukul 12.30 WIT," ungkap Kapolsek, AKP Rumboy dalam siaran persnya, Rabu (25/9).
EM merupakan teman dari orang tua korban dan keduanya telah dilimpahkan ke kejaksaan. Korban sendiri berusia 14 tahun yang kini hanya meratap nasibnya. Kapolresta Jayapura Kota, KBP Victor D. Mackbon mengatakan bahwa kasus tersebut terdapat dua tersangka dimana yang pertama adalah orang tua korban dan tersangka kedua berinisial EM yang merupakan teman dari orang tua korban.