- Advertisement -spot_img

TAG

POLDA

Ladang Ganja Siap Panen Dicabut Polisi

Diapun menjelaskan lokasi ladang ganja ini cukup jauh daei permukiman warga. Untuk mencapai lokasi ladang ganja, aparat kepolisian harus berjalan kaki selama satu jam dengan medan berbukit yang cukup berat.

Buron Kasus Pembunuhan Berencana Dibekuk   

Kasus ini berawal ketika jajaran Polda Papua menemukan satu unit mobil di sebuah kos-kosan di Entrop, Kota Jayapura, pada Oktober 2024. Di dalam mobil tersebut, polisi menemukan percikan darah yang diduga terkait dengan kasus kejahatan. Dari temuan ini, penyidik melakukan pengembangan lebih lanjut.

Dibakar Api Cemburu Alasan Tersangka Bakar 11 Unit Kos

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Papua, Kombes Pol Achmad Fauzi, menjelaskan bahwa tersangka yang bernama Yandi telah mengakui perbuatannya. Yandi melakukan aksi pembakaran tersebut karena dibakar api cemburu terhadap kekasihnya yang tinggal di salah satu kos-kosan tersebut.

BB Ganja 1 Kg Lebih Dimusnahkan

  Kasubdit Gakkum Dit Polairud Polda Papua, Kompol Lintong Simanjuntak, menjelaskan bahwa pemusnahan barang bukti ini merupakan syarat formal yang harus dipenuhi dalam proses hukum sebelum berkas perkara dilimpahkan ke kejaksaan. "Barang bukti hasil ungkapan yang dilakukan oleh Direktorat Narkoba Polda Papua akan dimusnahkan, berupa narkotika jenis ganja," ucapnya.

Polda Papua Gelar Penegakan Disiplin Anggota

   “Kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) yang dilakukan Subbid Provos meliputi pemeriksaan administrasi perorangan dan administrasi kendaraan. Hal ini penting untuk memastikan setiap personel mematuhi aturan dan standar yang telah ditetapkan,” ujar Kombes Rudi.

Belum Pasti Dari Dana Desa

Adapun penyidikan difokuskan pada nilai jual senjata api dan amunisi yang diduga kana dijual kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Hal ini dilakukan untuk mengungkap asal-usul dana sebesar Rp 396,6 juta yang berhasil disita dari rekening Yuni Enumbi.

Pererat Tali Silahturahmi Polda Papua Bukber dengan Awak Media

  Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Faizal Ramdhani, menyampaikan bahwa Buka Puasa bersama (Bukber) ini digelar untuk memperkuat hubungan antara Polda Papua dan media. "Tentunya dengan kebersamaan ini, hubungan dengan media sangat baik. Ini penting guna menyukseskan segala kegiatan yang akan disampaikan kepada masyarakat," ujarnya.

Libatkan Empat Polda, Temukan Detonator dan Tetapkan Tujuh Tersangka

Kasus ini sebelumnya terungkap setelah pelaku YE yang merupakan eks prajurit Kodam XVII Kasuari ditangkap di Kabupaten Keerom beberapa hari lalu. Usai diamankan, YE kemudian "bernyanyi" dan menyebut beberapa sosok lainnya yang membantu menyediakan senjata api plus amusini. Operasi yang berlangsung sejak 6 hingga 9 Maret 2025 ini berhasil menangkap dan menetapkan 7 orang sebagai tersangka.

Polda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Selama Bulan Puasa

  Menurut Benny, bulan puasa adalah momentum yang tepat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. "Kami berharap warga dapat menjaga kamtibmas dengan baik, sehingga dapat menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama bulan puasa," ujarnya.

Dibeli dari Surabaya dan Gunakan Kapal Laut

Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige Renwarin, menegaskan bahwa penyelundupan Senmu ini tidak ada kaitannya dengan politik, khususnya Pilkada Puncak Jaya. Pernyataan ini menanggapi isu yang beredar bahwa penyelundupan tersebut terkait dengan aksi saling serang antara pendukung pasangan calon Bupati di Puncak Jaya.

Latest news

- Advertisement -spot_img