Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P&P) Kabupaten Lanny Jaya, Tan Wanimbo, S.Sos.,M.Si, mengungkapkan, setelah pasca melaksanakan perta Demokrasi Pemilu tahun 2024 maka sembilan Sekolah Menengah Atas ( SMA ) se Kabupaten Lanny Jaya telah melaksanakan Ujian Nasional dengan jumlah peserta 521 siswa.
 Sekretaris Dinas Remain Gurik,S.Pd membuka Pelaksanaan UNBK itu ditandai dengan menyerahkan soal – soal Ujian yang di terima Kepala SMA Negeri Karubaga Tiep Jigibalom,S.Pd mewakili 6 SMA dan 1 SMK Tolikara usai upacara pagi di halaman SMA Negeri Karubaga, Senin (18/3) kemarin.
  Dalam apel bersama ditandai dengan penyerahan soal ujian kepada panitia penyelenggara dan penyematan tanda peserta kepada perwakilan siswa/siswi. Bupati Nahor Nekwek menyampaikan ucapan trima kasih kepada para guru yang telah mendidik anak-anak Yalimo ini bisa cerdas dan bisa mengikuti ujian akhir nasonal serentak.
  Untuk itu, Tim kesehatan dari Puskesmas Hamadi berjumlah sembilan orang petugas, mulai dari dokter umum, dokter gigi, perawat gigi, perawat umum, dan ahli gizi turun ke sekolah-sekolah. Petugas melakukan skrining awal terhadap kesehatan anak-anak sekolah.
  Untuk SMP Negeri 1 Kota Jayapura sudah mengimplementasikan kurikulum merdeka sejak tahun 2022 dan juga sebagai sekolah penggerak sekolah penggerak angkatan kedua. Pengalaman yang didapat selama mengimplementasikan kurikulum merdeka, ini merupakan penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya dan juga dalam rangka mempercepat lost learning selama masa Covid 19.
Perpustakaan memiliki peran menumbuhkan minat baca siswa, dan perpustakaan yang baik. Juga harus mempunyai program dan tujuan yang terencana secara jelas. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menarik minat siswa berkunjung ke perpustakaan untuk membaca buku.
 Adapun SMAN 7 Jayapura itu, transformasi dari SMA PGRI dan Korpri kedua sekolah tersebut sebelumnya dikelola swasta, namun mulai tahun 2023 lalu Pemerintah Kota Jayapura mengambil alih sekolah tersebut menjadi sekolah negeri.
Penghargaan diberikan kepada Bupati Keerom atas dedikasi dan peran serta dalam mendukung pengembangan yayasan pendidikan Kristen di Tanah Papua. Kepala Dinas Pendidikan Keerom, Stenly Moningka mengatakan, Bupati Keerom (Piter Gusbager) memang sangat layak mendapatkan penghargaan tersebut.  Â
Ditemui media ini disela-sela mengikuti pembekalan terkait dengan Dapodik, Ringland Simanjuntak mengaku bahwa program makan siang gratis bagi siswa siswi tersebut sebenarnya bagus. Namun yang menjadi pertanyaan sekarang terkait dengan masalah sumber pembiayaan. Â
Stephanus Kapasiang menjelaskan bahwa sejak 2022 lalu saat dirinya dipercaya sebagai kepala dinas, dirinya mulai menggalakan perbaikan-perbaikan Dapodik dan perbaikan-perbaikan semua administrasi sekolah. Â Â Â