Menurut ABR sapaan akrab Ondoafi Besar Muara Tami itu, pelaksanaan Safari Ramadan ini berlangsung selama 11 hari. "Kita mulai itu dari tanggal 11 - 24 Maret, itu nanti kita keliling. Mungkin untuk tahun ini tidak bisa semua masjid, tapi kita pastikan untuk digilir, jadi yang tidak masuk dalam jadwal pasti tahun depan kita akomodir," ungkapnya.
Dia mengatakan, harapan warga pasar agar pemerintah daerah supaya konsisten menata pemanfaatan pasar itu, karena sebelumnya juga di masa kepemimpinan Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilait, berulang kali melakukan penertiban, namun tidak konsisten dan pada akhirnya hampir semua pedagang meninggalkan pasar dan berjualan di luar pasar.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi kegiatan, Rustan Saru terlihat menegur hingga mengusir sejumlah ASN yang hadir dalam Musrenbang itu. Hal itu ia lakukan karena beberapa pegawai tersebut tanpak tidak disiplin dengan tidak mengenakan papan nama.
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRK Jayapura, Theos Revelino B Ajomi, yang dihadiri langsung walikota dan wakil walikota Jayapura, Abisai Rollo dan Rustan Saru serta pimpinan Forkopimda dan perwakilan. Dalam sambutannya Theos mengatakan bahwa anggota DPRK Jayapura yang telah melaksanakan reses wajib menyampaikan laporan hasil resesnya.
Walikota Jayapura, Abisai Rollo mengatakan pelaksanaan HUT kali ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.
Hari pertama masuk kerja, Walikota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakil Walikota, Rustan Saru menunjukkan totalitas yang tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pimpinan. Pasalnya, mulai dari pagi hingga dini hari keduanya masih melakukan beberapa sidak di wilayah kerjanya.
Rustan menginginkan distrik dan kelurahan membuat suatu program terkait dengan kebersihan salah satunya mengadakan tong sampah, pengolah sampah yang melibatkan karang taruna, PKK dan kader posyandu untuk diajak kerjasama, supaya lingkungan RT/RW nya bersih, aman dari penyakit serta cantik kelihatannya.
Walikota menegaskan bahwa, anggota DPRK yang terpilih harus tetap semangat dan bersabar, pasti akan segera dilakukan pelantikan. "Saya berharap anggota DPRK yang terpilih untuk memahami situasi ini dan perlu bersabar, karena yang pasti akan dilantik," tuturnya.
Kepala Distrik Abepura Tom Rumbewas mengungkapkan, Musrenbang ini merupakan forum untuk merumuskan bersama tentang kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas di distrik Abepura. Karena itu, penting bagi semua kepala kampung bersama aparatnya untuk mengidentifikasi kebutuhan pembangunan di wilayahnya.
Adapun 100 pasangan yang ikut nikah massal secara gratis yang diselenggarakan Pemkot Jayapura saat ini adalah terdiri dari pasangan beragam muslim sebanyak 30 pasangan yang telah dilaksanakan 27 Februari 2025 lalu. Sedangkan untuk tahap kedua, pasangan non muslim sebanyak 70 pasangan, yang berlangsung saat ini di Aula Sian Soor Kantor Walikota Jayapura