Selain memberikan arahan, Penjabat Bupati Alpius Yigibalom, SH, M.Si juga menerima aspirasi yang disampaikan para guru yang hadir dalam pertemuan itu. Bupati juga menerima sumbang saran para guru ini demi kemajuan dan kualitas pendidikan di Kabupaten Lanny Jaya.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menyatakan hari ini Pemerintah merealisasikan janji layanan kepada mereka yang sudah lama mengapdikan diri untuk melayani masyarakat, dalam pelayanan ini butuh kepastian staus hukum untuk tenang mengapdikan diri melayani masyarakat secara sungguh -sungguh khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan pada Setda Kabupaten Mimika, Willem Naa mewakili Plt. Bupati Mimika Johannes Rettob, sekaligus membuka kegiatan, serta diikuti oleh perwakilan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika.Â
   Sekda Kabupaten Yalimo Dr. Isak Yando,SE, M.Si mengatakan bahwa dari hasil rapat tersebut, untuk menyikapi situasi yang terjadi di Kabupaten Yalimo, Pemerintah Kabupaten Yalimo mengimbau dan menyampaikan beberapa poin penting kepada seluruh masyarakat yang ada di lima distrik se-Kabupaten Yalimo.
Bupati mengatakan jika putusan itu adalah putusan hukum yang harus dilakukan sesuai prosedur hukum, sehingga pemerintah harus melakukan kajian atas putusan tersebut termasuk meminta fatwa kepada MA terkait isi dari putusan tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor Kamarudin, S.Pd mengatakan program penguatan lembaga ini rutin dilakukan tiap tahun, tidak hanya melakukan bimtek workshop untuk penguatan kapasitas tenaga pendidik hingga lembaga pendidikan tingkat PAUD, yang menitik beratkan pada Pengelola PAUD dan Tenaga Pendidiknya.Â
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo menyatakan bahwa pemerintah meminta untuk lahan yang tidur ini segera diaktifkan kembali seperti 12 hektar sawah yang telah berproduksi serta saat ini dilakukan panen sehingga lahan produksi ini bisa lebih luas lagi.
  Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Merauke Anton Kara, ST, ditemui media ini mengungkapkan bahwa, total anggaran yang dihabiskan untuk pengecoran dan pengaspalan jalan menuju Gudang Arang, Distrik Merauke tersebut lebih dari Rp 9 miliar.
PJ Bupati Biak, Sofia Bonsapia, SH, M.Hum usai melakukan dinas luar daerah, ditemui di Biak mengatakan opini WTP yang diberikan berdasarkan pemeriksaan keuangan dan koordinasi bersama OPD secara tertib, disiplin dan lengkap.
 Sayangnya, belum mencapai 50% sampah rumah tangga dipilah, antara sampah organic, maupun non organic. Menurut Kadis Lingkungan Hidup Iwan Ismulyanto, AP, tugas pemilihan sampah sudah harus dimulai dari tingkatan rumah tangga.