Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman menjelaskan, dalam pengungkapan kasus ini, setelah penangkapan salah satu pelaku beberapa waktu lalu, pihaknya telah melaksanakan penyelidikan intensif dan mengantongi id
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIT di Jalan Seradala Km 03, Distrik Dekai, tepatnya di lingkungan SMP YPK Yakpesmi Dekai. Korban yang saat kejadian sedang bekerja membuat perlengkapan meja dan kurs
Ipda Sewang mejelaskan, berawal saat pihaknya menerima laporan dari masyarakat sehingga pihaknya dari SPKT bersama piket fungsi langsung mengecek dan memang benar ada kejadian sehingga pihaknya langsung turunkan Tim Iden
Kegiatan tersebut dipimpin oleh penyidik Sat Reskrim Polres Jayapura dan disaksikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), kuasa hukum para tersangka, serta personel pengamanan.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., me
 ‘’Ini sebenarnya masih rana kewenangan dari teman-teman penyidik kepolisian Resor Merauke. Namun saya sebagai jaksa penuntut umum yang ditunjuk untuk mengikuti proses penyidikan, disini ada surat yang mereka sampaika
Kapolres Jayawijaya Melalui Kanit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polres Jayawijaya Ipda Muhammad Torib Basori, SH menyatakan, untuk kasus pembunuhan ini, pasal uang digunakan masih menggunakan KUHP yang lama yakni pasal
‘’Pelakunya 2 orang. Satu membawa parang dan satu pelaku lainnya membawa pisau. Luka besar pada tubuh korban kemungkinan itu parang dan luka tusuk kecil-kecil itu kemungkin pisau yang dilayangkan kedua pelaku. Kita sudah
Terkait dengan itu, Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga didampingi Kasat Reskrim AKP Anugrah Sari Dharmawan, kepada waratawan menjelaskan, sejak awal pihaknya telah menyampaikan jika kasus pembunuhan ini dilakukan secara
Menurutnya, dari hasil visum yang dilakukan, korban meregang nyawa akibat luka benda tajam dari perut bagian depan hingga tembus ke belakang, korban juga mengalami luka robek pada pinggul bagian kiri, dan luka robek pada
Kasus tersebut bermula dari ditemukannya seorang laki-laki berinisial VM (40) dalam kondisi meninggal dunia di area Workshop Kampung Asyaman. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan visum et repertum, korban memiliki seju