Ada 4 tuntutan yang diminta oleh ASN di lingkungan Kabupaten Jayapura, yang mana berdasarkan hal tersebut puluhan ASN melakukan aksi demo dengan melakukan pemalangan gapura Kantor Pemerintahan Kabupaten Jayapura.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Edward Sihotang di Sentani, Selasa, mengatakan tahun lalu pihaknya mendapati sebanyak 484 kasus warga positif HIV AIDS. “Penularan HIV AIDS bisa terjadi karena beberapa faktor di antaranya berhubungan seks dan berganti-ganti jarum suntik,” katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri di Sentani, Selasa, mengatakan dalam penanganan sampah pihaknya membutuhkan dukungan dari organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.
Terkait dengan itu, dari pantauan media ini Selasa (14/1), Pasar Wamanggu Merauke terlihat bersih dari sampah plastik yang memenuhi selokan atau parit yang ada di Pasar Wamanggu. Baik selokan sisi kanan maupun selokan bagian belakang.
"Memang kita di Kabupaten Jayapura, beberapa waktu yang lalu telah dilaksanakan program makan bergizi gratis bagi siswa SD dan ada 2 SD yang menjadi pilot projek, namun untuk saat belum ada penugasan untuk kita," katanya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (14/1) kemarin.
"Kami sambut dengan baik, ini adalah langkah awal, kita berharap jadwal yang ditetapkan DPR Kabupaten Jayapura, jauh lebih baik, Kata kuncinya, semua orang harus disiplin, harus komit dengan jadwal yang ada agar tidak terjadi pergeseran," katanya kepada Cenderawasih Pos
Kepala BPBD Kabupaten Jayapura, Jan Willem Rumere mengatakan kondisi di Kabupaten Jayapura saat ini tetap siaga, apa lagi pada lokasi-lokasi pemukiman warga yang setiap kali hujan terjadi luapan air.
Ia juga mengaku jika masalah lain yang mempengaruhi tingginya Inflasi di daerah adanya beberapa permasalahn di kabupaten pemekeran seperti Lanny Jaya dan Tolikara sehingga banyak pengungsi dari daerah tersebut yang masuk ke Jayawijaya, sehingga ini menyebabkan permintaan pangan di Wamena tinggi sehingga harga barang juga meningkat.
"Untuk total APBD kita yang direncanakan dan telah ditetapkan tahun ini mencapai Rp 1,4 Triliun lebih, jika dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai Rp 1,7 Triliun lebih, oleh karena itu kami minta OPD bekerja sesuai dengan apa yang telah di programkan,"katanya
Acara Raket ini dihadiri langsung Pj. Bupati Sarmi Ir. Iman Djuniawal, M.Si, Pj. Sekda Kabupaten Sarmi beserta jajaran Forkopimda diantaranya Dandim 1712 Sarmi Letkol CZI Bagus Marsudi Joko Hartono, Danlanal Sarmi Mayor Laut Idul Fahirun, serta para Kepala OPD Kabupaten Sarmi.