Audit ini dilakukan oleh tim khusus dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyusul adanya kasus kematian maternal yang menjadi pemicu upaya perbaikan sistem layanan kesehatan. Direktur Tata Kelola P
Rustan Saru menyampaikan bahwa seluruh tenaga kesehatan (Nakes), baik di Rumah Sakit Ramela maupun puskesmas se-Kota Jayapura, telah diinstruksikan langsung oleh Wali Kota untuk tidak melakukan penolakan pasien dalam sit
LBH Papua menegaskan bahwa peristiwa ini bukan sekadar kelalaian teknis, tetapi merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang serius serta bukti kegagalan pemerintah dalam menjalankan amanah Otonomi Khusus (Otsus) P
Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (PPUPD) Ahli Utama Itjen Kemendagri, Rolekson Simatupang, memimpin langsung kedatangan tim yang berjumlah delapan orang tersebut. Rolekson menjelaskan bahwa langkah ini
Menurutnya, respons pemerintah daerah terhadap kasus tersebut memang sudah berjalan, namun beberapa langkah yang diambil dinilai tidak tepat. Itu termasuk aoal rencana pergantian sejumlah direktur rumah sakit. BTM menila
“Beliau memerintahkan agar segera dilakukan perbaikan melalui audit. Audit internal harus dilakukan untuk mengetahui masalahnya di mana. Rumah sakit-rumah sakit dikumpulkan, termasuk pejabat di Dinas Kesehatan baik tingk
Menurutnya, kunjungan bupati tidak hanya menambah motivasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan langsung kondisi, tantangan, serta masukan bagi peningkatan kinerja Dinkes.
"Bapak Kapolda telah memerintahkan secara khusus membentuk tim investigasi untuk mendalami peristiwa yang terjadi sekaligus memperbaiki tata kelola internal di RS Bhayangkara dalam pelayanan pasien,” kata Kabid Humas Pol
Menurutnya, penolakan pasien dalam keadaan darurat bertentangan dengan prinsip universal kesehatan, salah satunya asas salus aegroti suprema lex keselamatan pasien adalah hukum tertinggi. Ia menegaskan bahwa dalam situas
Menurutnya kejadian yang terjadi beberapa lalu itu disebabkan, tidak ada koordinasi cepat antar RS, tidak ada jalur komunikasi emergensi yang aktif dan tidak ada penjelasan yang manusiawi kepada keluarga, serta tidak ada
Untuk mendalami peristiwa itu, Kemenkes memutuskan mengirimkan tim dari Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan ke Papua. Tim tersebut diperintahkan melakukan investigasi atas peristiwa itu. Investigasi dilaksanakan bersa
"Karena tragedi itu mencerminkan persoalan mendasar yang selama ini terjadi, mulai dari lemahnya pengawasan, kerusakan peralatan medis, hingga budaya pelayanan yang tidak mengutamakan keselamatan pasien," ujarnya.
"Harusnya tangani dulu. Ini menyangkut nyawa manusia," ujarnya. Denny menegaskan DPR Papua mendukung penuh langkah eksekutif yang akan melakukan evaluasi total terhadap sistem layanan kesehatan, terutama di rumah sakit
Ombudsman Papua menilai kejadian ini berpotensi melanggar Permenkes Nomor 19 Tahun 2016 tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) serta Permenkes Nomor 47 Tahun 2018 tentang Pelayanan Kegawatdaruratan,
Prosedur pelayanan kesehatan di ibukota provinsi tak mampu menolong Irene. Ia kalah, dan menjadi korban prosedur pelayanan sejumlah rumah sakit. Empat rumah sakit yang ia datangi tak menolongnya. Irene berpulang bersama
Dari hasil koordinasi tersebut, Dinkes Papua akan menurunkan tim untuk melakukan investigasi terhadap kasus ini sebelum hasilnya dilaporkan kepada Gubernur Papua. Seiring dengan kejadian tersebut, pihak RSUD Yowari juga
Gubernur mewanti tak boleh ada pasien yang tak tertangani apalagi sampai ditolak. Namun nasi sudah menjadi bubur, netizen semakin menjadi dan mengata-ngatai. Dari data yang diperoleh Cenderawasih Pos, peristiwa tragis it
“Tidak boleh ada fasilitas kesehatan yang sudah berstatus Puskesmas Rawat Jalan tetapi tidak didukung dana operasional. Ini menyangkut pelayanan langsung kepada masyarakat, sehingga harus diprioritaskan,” tegas Bupati F.
Menurut Rustan Saru, pelatihan prajabatan bukan sekadar formalitas, melainkan proses penting untuk membentuk karakter, disiplin, dan profesionalisme para aparatur baru. Ia meminta seluruh peserta prajabatan benar-benar m
“Ada 4 dokter yang saat ini sedang mengikuti seleksi untuk spesialis dan akan praktek di Rumah Sakit ternama di Indonesia. Keempat dokter itu akan mengambil spesialis paru, anastesi, anak dan bedah,” kata Direktur RSUD B
Bupati Yunus Wonda menyampaikan bahwa tema HKN tahun ini, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” selaras dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif. Salah satu langkah nyata yang diambil ad
Fredriks menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir jumlah kunjungan pasien di RS Ramela terus mengalami peningkatan yang signifikan. Kondisi ini membuat kebutuhan pelayanan dan pembiayaan rumah sakit juga ikut meningkat
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Jayawijaya Lesman Tabuni, SKM, M.Kes, mengatakan pengobatan gratis yang dilakukan saat ini merupakan permintaan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya untuk m
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian pembangunan agar fasilitas kesehatan tersebut dapat segera dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Berdasarkan laporan, tahap kedu
“Saya berterima kasih atas pertemuan ini, apalagi ini adalah inisiatif dari IDI untuk meminta audiensi. Saya nilai kesepahaman dan kesepakatan untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih b
Ia berharap kehadiran petugas BPJS di rumah sakit akan membantu mempercepat proses administrasi, memberikan kejelasan informasi kepada pasien, serta mencegah kesalahpahaman antara rumah sakit dan masyarakat pengguna BPJS
Anggota Komisi V DPR Papua, Graha Christie Mambay, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil kunjungan kerja pihaknya ke RSUP Jayapura pada Kamis (23/10), ditemukan fakta bahwa hingga kini rumah sakit tersebut belum menjali
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena beberapa alat penunjang operasi mengalami kerusakan, sehingga rumah sakit tidak dapat melayani pasien operasi.
Menurutnya, beberapa rekomendasi yang telah diselesaikan meliputi perbaikan sistem pembuangan limbah, sterilisasi ruangan, serta penyediaan tempat tidur pasien. Sementara untuk peralatan di ruang dialisis, akan disediaka
Direktur RSUD Karubaga, dr. Hardianto Daud Musu, Sp.B, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan ini. Menurutnya, pelaksanaan operasi sesar perdana ini merupakan bukti nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten
Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, dr. Aaron Rumainum menyampaikan, pihaknya membutuhkan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk kebutuhan selama tiga bulan (Oktober, November dan Desember).
Unggahan itu kemudian menjadi viral setelah dibagikan ke grup Facebook Informasi Kejadian Kota Jayapura (IKKJ). Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Abepura, dr. Daisy C. Urbinas, menegaskan bahwa pelayanan di IGD suda
Seremoni peluncuran ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Otok Kuswandaru secara daring. Dalam amanatnya, Otok Kuswandaru mengungkapkan bahwa Mall Pelayanan Publik ini menunjukkan Kabup