Kapolres Keerom AKBP Christian Aer melalui Kasat Reskrim Polres Keerom, Iptu Jetny L Sohilait mengatakan penemuan jenazah korban berawal dari informasi dua orang saksi berinisial LY (32) dan CW (41) dimana saksi pertama pada pukul 08.00 WIT sedang mencuci perabotan dapur bersama saksi kedua dan melihat korban melintas menuju lokasi kejadian.
 Penyuluhan Kamtibmas dari Sat Binmas Polresta Jayapura Kota itu menyasar terhadap para pelajar yang duduk di bangku sekolah jenjang SMA. Karena para pelajar telah memasuki rentang usia masa kenakalan remaja.
Adanya seks bebas ini di kalangan pelajar tersebut, lanjut dia, karena dipengaruhi bebereapa faktor diantaranya gaya hidup dan tuntutan hidup. Sebagian dari anak-anak jaman sekarang tersebut mau ikut trend, sementara tidak sesuai dengan kemampuan ekonomi orang tuanya. Ada juga yang karena tuntutan hidup sementara dia sendiri jauh dari keluarga.Â
 Mengambil start di Terminal Tipe A Entrop Kota Jayapura, jalan santai dibuka langsung oleh Kepala BPTD kelas II Papua, Endy Irawan. Para peserta menempuh kurang lebih jarak sejauh 2,5 km, mulai dari, Terminal Tipe A Entrop - PTC - Putaran PTC atau Simpangan tiga belok kanan - Jln Balai kota bagian bawah - dan kembali ke Terminal Tipe A Entrop.
  Pj Walikota Jayapura Christian Sohilait dalam sambutannya mengatakan, suatu daerah akan berkembang pesat dan maju apabila SDM atau sumber daya manusianya berkualitas. Karena itu dia mendorong anak-anak di Kota Jayapura supaya tetap termotivasi untuk belajar agar menjadi pribadi yang berkualitas dari sisi sumber daya manusianya.
 Penyebabnya adalah kelelahan akibat teriknya cuaca termasuk rute yang cukup jauh dan menanjak. Tak sedikit peserta gerak jalan khususnya di tingkat Sekolah Dasar yang pingsan saat sampai di titik finish, Taman Imbi.
Dijelaskan, dengan adanya sosialisasi kepada pelajar dan mahasiswa, maka mereka nanti harus mampu mengembangkan dirinya, sekaligus mampu melewati segala bentuk tantangan dalam proses menuju masa depan.
  Konotatif karena jembatan di atas Sungai Cikaso itu akses penghubung utama yang menjadi gantungan antara Kecamatan Lengkong dan Kecamatan Jampang Tengah, Sukabumi, Jawa Barat. Denotatif karena anak-anak dari Lengkong sejak Juni lalu, setelah satu sling jembatan rusak, benar-benar bergantung ketika menyeberang.
Terkait hal ini, Kepala BNNK Jayapura Arianto tidak tinggal diam, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi bahaya Narkoba dan melawan Narkoba di Kabupaten Jayapura yang diberikan kepada pelajar SMP dan SMA sederajat.
 Satu di antaranya sudah asyik memetik senar gitar. Memainkan nada intro lagu berjudul ‘Untuk Perempuan yang Sedang di Pelukan’. Intro lagu tenar milik grup musik Payung Teduh (kini bernama Parade Hujan) itu dimainkan oleh Raditya Abrar.