Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan bahan pokok, khususnya minyak goreng merek Minyakita dan beras, tetap tersedia dan stabil di tengah rencana kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita. Direktur Reserse Kriminal Khusus
Asosiasi Pedagang Pasar Jibama meminta jaminan keamanan dan kebersihan kepada Pemkab Jayawijaya. Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Jibama Pardomuan Manurung menyatakan selama ini yang dikeluhkan masyarakat hanya dua masalah tersebut, yang pert
Sejumlah harga komoditas pertanian dan kebutuhan bahan pokok di Pasar Pharaa Sentani mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini dikeluhkan para pedagang maupun masyarakat karena dinilai semakin membebani kebutu
Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP. Menyatakan hari ini pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui sekretaris distrik dan Asosiasi pedagang pasar Jibama melakukan kerja bakti dalam rangka hari lingkungan higup sedunia, te
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, kembali menyoroti masih adanya sejumlah pedagang yang berjualan di luar kawasan Pasar Otonom Youtefa. Kondisi tersebut dinilai mengganggu upaya pemerintah dalam menata kawasan pasar agar lebih tertib, a
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah langkah strategis yang sejalan dengan semangat visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Kabupaten Jayapura untuk mempersatu
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap sudutnya, aktivitas berlangsung tanpa jeda. Deretan mama-mama menjual sayur segar, ikan laut dan ikan danau tersusun di para-para sederhana, s
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan bahwa kebijakan penertiban tetap berjalan, namun dengan pendekatan yang lebih humanis. Warga yang sebelumnya tinggal di dalam
Pasar rakyat yang berdiri megah ini diresmikan pada 15 Agustus 2018. Dengan anggaran fantastis mencapai Rp25 miliar dari APBN (Rp15 miliar dari APBN induk dan Rp10 miliar dari APBN perubahan), Pasar Entrop dirancang seba
“Beda jauh dari tahun-tahun sebelumnya kami bisa untung jutaan setiap hari, ini jangankan Rp 100 ribu, berharapan ada jualan yang laku terjual saja kami duduk dari pagi sampai sore,” terangnya.
Keberadaan mereka dinilai mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan pengguna jalan. Setibanya di lokasi, Abisai Rollo langsung menyapa para pedagang dan dengan tegas meminta mereka untuk segera menghentik
Mekipun sampai saat ini belum ada keterangan resmi pemerintah pusat terkait dengan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya terhadap minyak tanah mulai mengangkak naik secara secara pelan -pelan, hal ini terlihat di b
Menurutnya, aktivitas berjualan di bahu jalan memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan, baik bagi pedagang itu sendiri maupun pengguna jalan. Selain itu, keberadaan lapak di pinggir jalan juga berpotensi menimbulkan k
Namun namanya pedagang tentunya sulit menolak jika ada pembeli. apalagi jika hanya soal mengeluarkan barang lalu menerima uang pembelian. Berbagai cara bisa dilakukan. Meski begitu, aparat kepolisian tak tinggal diam. Da
Kepada Cenderawasih Pos salah satu pedagang daging di Pasar Youtefa, Amin (51) mengatakan bahwa harga daging sapi saat ini Rp 140 ribu per kilogram. Harga tersebut menurutnya masih dalam kisaran normal dan bervariasi ter
“Kami berharap para pengusaha, pedagang, distributor, termasuk pasar-pasar modern, dapat menjaga harga agar tidak terjadi lonjakan dari harga yang ada saat ini. Ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.
Salah satu pedagang komoditas pertanian sekaligus pemilik kios sembako, Sumarni, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi sejak 19 Februari 2026. Ia menyebutkan, harga cabai rawit dari 70 ribu/kg naik menjadi Rp 120 ribu-
Melihat kondisi itu, Yunus Wonda, Bupati Jayapura, menegaskan komitmennya untuk menata kembali wajah pasar di Kabupaten Jayapura. Baginya, pasar bukan sekadar tempat transaksi, tetapi pusat perputaran ekonomi rakyat. Ia
Wali Kota Abisai Rollo menegaskan bahwa sidak tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, sekaligus mencegah adanya lonjakan harga yang tidak wajar menjelang Ramadan.
Padahal, kawasan tersebut merupakan area yang sebelumnya telah ditertibkan langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, pada awal masa kepemimpinannya. Namun dalam pantauan terbaru, lokasi tersebut kembali ditempati p
Menurut Frangklin, pedagang sayur keliling selama ini justru sangat membantu masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus pergi ke pasar yang jaraknya jauh dan membutuhkan
Sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi pasar liar di antaranya kawasan Expo Waena, Perumnas III Waena, hingga sepanjang Jalan SPG kompleks Perumahan Bucend III.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Perindustrian
Ahmad, salah satu pedagang sayur yang berjualan dengan sepeda motor dan standby di depan ruko di Entrop mengatakan, para pedagang sayur yang berjualan di lokasi tersebut telah didata oleh Pemerintah Kota Jayapura melalui
Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara kadistrik mengusir pedagang sayur. Alhasil banjir komentar di beberapa platform media yang isinya protes bahkan terkesan memaki. B
Rida, salah satu karyawan Toko Harum Sari Abepura mengatakan bahwa peningkatan permintaan tersebut sudah diantisipasi sejak jauh hri. Pihak toko telah mendatangkan berbagai perlengkapan pembuatan kue sekaligus wadah plas
Dijelaskan, dalam pengawasan lapangan yang dilakukan Disperindag bersama Satgas Pangan, masih ditemukan produk makanan dan minuman yang telah melewati batas waktu konsumsi. Namun, sebagian pedagang mengaku tidak mengetah
Menanggapi hal tersebut, praktisi hukum Dodi Herman Fartodi menilai tindakan aparat tersebut berpotensi merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Menurutnya, negara memiliki kewajiban mutlak melindungi hak warga neg
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak sesuai dengan ekspektasi yang diinginkan para pedagang sehingga bantuan paket sembako tersebut ditolak, mereka mempertanyakan mengapa pada saat berkunjung ke pasar tidak membagika
Disperindag Papua mencatat, Minyakita yang seharusnya dijual sesuai HET sebesar Rp15.700 per liter, di lapangan ditemukan dipasarkan dengan harga mencapai Rp17.000 per liter.
Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri, Disp
Peristiwa ini menyebabkan sejumlah barang berharga raib, mulai dari uang tunai hingga perhiasan milik korban. Adapun barang berharga yang dicuri diantaranya uang tunai senilai Rp15 juta dan emas seberat 100 gram.
Tindakan ini dilakukan sesuai dengan surat perjanjian sewa dan retribusi yang sebelumnya telah ditetapkan oleh pemerintah. Petrus mengatakan bahwa dalam surat perjanjian itu telah tercantum kebijakan yang akan dilakukan
Karena keberatan dengan tarif itu, Petrus menyebutkan bahwa banyak pedagang yang menunggak pembayaran selama bertahun-tahun, hingga memaksa Disperindag melayangkan surat dan memberikan teguran.
‘’Pelakunya 2 orang. Satu membawa parang dan satu pelaku lainnya membawa pisau. Luka besar pada tubuh korban kemungkinan itu parang dan luka tusuk kecil-kecil itu kemungkin pisau yang dilayangkan kedua pelaku. Kita sudah
Berdasarkan rilis diterima media ini dari Humas Polres Mappi, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, melalui Kasat Reskrim Iptu Aditama Tantowi, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian dan rekaman
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindakop Kota Jayapura, Berto F. Itaar menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Wali Kota Jayapura yang menekankan pentingnya ketertiban ko
Wali Kota mengungkapkan bahwa sejumlah pedagang buah musiman sempat mengajukan permohonan secara langsung untuk berjualan di pinggir jalan. Namun, permintaan tersebut dengan tegas ditolak oleh Pemerintah Kota Jayapura.
Jeck menjelaskan, kegiatan tersebut bukan relokasi besar-besaran, melainkan penggeseran pedagang yang selama ini berjualan di bahu jalan dan trotoar untuk masuk ke dalam area pasar yang telah disiapkan. Pedagang yang sud
Penegasan tersebut disampaikan Yunus Wonda sebagai upaya menata ketertiban kota sekaligus menjaga kebersihan, kesehatan, dan kelancaran lalu lintas. “Berjualan di pinggir jalan itu terlihat kurang baik, menimbulkan kemac
Sejumlah pedagang ikan mengaku kenaikan harga terjadi akibat terbatasnya pasokan ikan. Selain faktor cuaca ekstrem dan tingginya gelombang laut, aktivitas nelayan yang belum kembali melaut pasca-perayaan tahun baru turut
Sejumlah kebutuhan yang paling banyak dicari masyarakat saat ini antara lain bumbu dapur, toples kue, peralatan rumah tangga, kue Natal, serta minuman ringan seperti Fanta, Sprite, Coca-Cola, dan berbagai jenis soft drin
Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Pangan Provinsi Papua, Lunanka V.M.L Daimboa mengatakan, peningkatan harga pangan menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) merupakan kondisi yang lazim terjadi seti
sejumlah kebutuhan pokok yang mulai naik tersebut diantaranya telur ayam. Untuk telur ayam rata-rata naik Rp 5000 peraknya. Dari harga Rp 65.000 menjadi Rp 70.000 perrak. ‘’Untuk harga telur, rata-rata naik sekitar Rp
Karena itu perempuan yang akrab disapa Mama Yeri itu merasa kecewa dengan pemerintah yang memberikan janji namun tidak ditepati. Puncak kekecewaan tumbuh ketika pihaknya harus rela membeli timbunan untuk menambah permuka
Kondisi ini terjadi setelah Kota Jayapura belakang ini sering terjadi hujan. Akibatnya kondisi pasar terlihat sangat jorok. Genangan air, ditambah lumpur dan becak membuat pedagang maupun pembeli merasa tidak nyaman.
Tekno, salah satu pedagang ayam potong, mengatakan harga ayam yang sebelumnya Rp25 ribu per kilogram kini menjadi Rp26 ribu per kilogram untuk semua ukuran. Kenaikan ini juga dibarengi dengan terbatasnya stok serta ukura
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menjelaskan bahwa hasil pemantauan menunjukkan harga kebutuhan pokok masih berada dalam kondisi normal. Ketersediaan barang juga dinilai aman serta belum ada tanda-tanda kenaikan harga.
Menurutnya, beberapa area yang saat ini digunakan pedagang merupakan wilayah sementara yang sebelumnya dijadikan lahan parkir. Theopilus menambahkan bahwa koordinasi antara instansi terkait perlu lebih jelas agar tidak t
Inilah yang ditunjukkan seorang pemuda berusia 24 tahun bernama Tinus Wetipo. Pemuda kelahiran Wamena tahun 2002 silam ini membuktikan bahwa ia mampu berdiri di atas kaki sendiri dengan kepala tegak tanpa melulu harus me
Musim hujan ini sering menjadi tantangan bagi para pedagang di pasar tradisional, terutama mereka yang berjualan tanpa mengunakan tenda atau lapak di atas tanah. Hujan yang turun bisa mengurangi jumlah pelanggan yang dat
Marlina, salah seorang penjual sayur di Pasar Pharaa, mengungkapkan bahwa harga sayuran seperti kangkung, kacang panjang, bunga pepaya, dan daun betatas masih berada pada kisaran normal, yakni Rp10 ribu per ikat.
Dalam peninjauan mulai dari lantai 2 hingga lantai 4, Rustan Saru menemukan sejumlah ruang dan lapak yang telah berubah fungsi menjadi tempat tinggal. Kondisi lantai 4 bahkan sudah menyerupai kos-kosan dengan kamar-kamar
Keluhan utama para pedagang adalah pasar yang semakin sepi. Minimnya pembeli memicu munculnya praktik-praktik yang tak seharusnya ada di area pasar, termasuk permainan togel serta meningkatnya pencurian barang dagangan.
Salah satu pedagang, Mama Atang, mengatakan bahwa para mama-mama membutuhkan pendampingan dan monitoring rutin dari pemerintah agar penataan pasar bisa berjalan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru mengaku pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengevaluasi pengelolaan pasar dan mencari solusi agar aktivitas perdagangan kembali normal serta para pedagang
Para pedagang di Pasar Mama-Mama Papua beberapa waktu lalu menyampaikan sejumlah keluhan kepada Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru,. Terutama terkait pelayanan dan fasilitas pasar, salah satunya mengenai aliran air be
Oleh karena itu, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura perlu melakukan pendampingan terhadap petani. Sedangkan untuk minyak goreng dan beras, Pemprov dalam hal ini TPID akan selalu melakukan gerakan pasar murah agar harg
Hal ini disampaikan para pedagang lantaran demo damai yang belakangan ini terjadi di wilayah itu sangat berdampak pada aktivitas perdagangan. Meskipun begitu, sejumlah pedagang kecil tetap bertahan berjualan di lokasi ak
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru menerima berbagai aspirasi langsung dari warga.
Dari pantauan Cenderawasih Pos, sebanyak 13 warga hadir menyampaikan beragam persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari bidang pend
Seorang pedagang eceran di Pasar Sentral Timika yang akrab disapa Mama Rio menyebutkan, saat ini tomat dijual dengan harga Rp35.000 per kilo dari sebelumnya Rp25.000. “Karena sekarang tomat lagi kosong atau stoknya sedik
"Apabila ditemukan pedagang yang menjual beras SPHP melebihi harga HET, maka mereka tidak akan diberikan lagi jatah beras SPHP," tegas Dirreskrimsus Polda Papua, Kombes Pol I Gusti Gede Era Adhinata, selaku Ketua Satgas
Ini seperti yang dialami beberapa pedagang yang mengalami kerugian usai lapak atau tempat jualannya dirusak bahkan dibakar oleh para pendemo dalam aksi demo di Lingkaran Abepura, Rabu (15/10).
Mereka menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru ini mampu menggerakkan kembali roda perekonomian, meningkatkan keamanan, dan menciptakan iklim usaha yang kondusif di Tanah Papua.
"Beras premium Rp 16 ribu per kg-18 ribu per kg, beras medium Rp 13. Ribu - Rp 15 ribu per kg, gula pasir Rp 18 ribu -Rp 20 ribu per kg, minyak goreng kita Rp 20 ribu per liter, tepung terigu Rp 15 ribu per kg," katanya.
Kunjungan Wapres Gibran ke Kota Jayapura, membawa harapan besar bagai para pedagang pasar di Kota Jayapura, terutama Pasar Youtefa dan pasar Otonom. Mereka berharap ada secercah harapan, agar pasar tempat mereka berjuala
Hal ini membuat barang dagangan tidak tertata maksimal dan mudah terkena cipratan air hujan dari celah-celah atap bangunan. “Kalau hujan deras, air bisa masuk dari pinggir dan barang cepat basah. Ditambah tempat sempit b
“Saya akan atur kembali Pasar Lama Sentani. Kasihan mama-mama Papua berjualan di atas drainase. Kita harus siapkan tempat yang nyaman, aman, dan tertata rapi untuk semua pedagang,” ujar Yunus Wonda dalam Rakor Stakeholde
Sidak dipimpin Kasat Reskrim Polres Sarmi, IPDA Firmansyah, S.H., M.KP., bersama jajaran Satgas Pangan. Pemeriksaan dilakukan menyasar toko dan kios penjual beras dengan mengecek kondisi fisik butiran beras hingga kemasa
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Kota Jayapura menegaskan akan mengambil langkah tegas untuk menertibkan lapak-lapak liar yang marak berdiri di sejumlah pasar. Penertiban ini akan dila
Kapolres mengatakan, berdasarkan informasi awal yang diterima pihak kepolisian bahwa saat melakukan aksinya, pelaku berjumlah tiga orang. P olisi pun kemudian melakukan pendalaman terkait hal tersebut.
Pada tahun ini tampak sedikit berbeda. Di Mimika, sejumlah pedagang bendera musiman mengaku tak bisa berharap banyak dalam penjualannya pasalnya, penjualannya masih sepi
Ijang, penjual bendera asal Garut, Jawa Barat, yan
Seorang pedagang, Tahir menerangkan harga tersebut masih terbilang normal dan belum ada kenaikan harga, bahkan sebelum dan pasca hari-hari besar keagamaan. “Harga ini tidak ada kenaikan dari sebelum-sebelumnya,” terang T
Ambri (33) salah satu pedagang menegaskan bahwa di pasar tersebut tidak ada lapak yang di jadikan kos-kosan oleh para pedagang. Menurutnya, kalaupun ada pedagang yang tinggal di dalam pasar bukan berarti ngekos, tetapi t
Kata Ayudin, sampai saat ini belum ada beras oplosan beredar di pasaran. Lagi pula, masyarakat Kabupaten Mimika tidak suka membeli beras tersebut. Tak hanya itu, pedagang bahkan takut untuk menjualnya karena brutalnya ma
Kekecewaan Walikota Jayapura, Abisai Rollo usai menyaksikan banyaknya sampah di lokasi Car Free Day (CFD) memang beralasan. Setiap Sabtu pagi lokasi ini dibanjiri sampah plastik dari produk berbagai lapak. Ia bahkan memp
Tak kalah mengkhawatirkan, harga tomat yang lazimnya Rp10.000-Rp20.000 per kilogram, kini melambung menjadi Rp45.000 per kilogram. Kondisi ini menimbulkan berbagai pertanyaan dan polemik di tengah masyarakat.
Meski tergenang dan becek dengan lumpur namun Pasar Induk Youtefa tak pernah sepi dari aktivitas warga. Meski genangan air di setiap los dan jalan membuat kawasan pasar tampak licin dan berlumpur.
Pedagang Pasar Sentral, Mama Rio menjelaskan, kenaikan harga ini dikarenakan Mimika yang kini memasuki musim penghujan. Naiknya harga barang ini kata Mama Rio sudah berlangsung kurang lebih empat hari terakhir.
Kepala Seksi standarisasi perlindungan konsumen dan metrologi legal Disnakerindag Jayawijaya, Loudwik Mosip. S.Si mengatakan, dari Sidak yang dilakukan oleh Disnakerindag terhadap sejumlah toko dan kios di kota Wamena di
Untungnya setelah menjalani penanganan medis, Ujang kini siuman dan sudah bisa duduk. Meski begitu ia akan dirujuk ke Jayapura guna mendapatkan penanganan lebih intens. Untuk pelaku sendiri disinyalir dilakukan oleh KKB
Salah satu penjual sembako di Pasar Youtefa Abepura, Firman mengatakan kenaikan harga beras disebabkan beberapa faktor, di antaranya akibat beras SPHP dari Bulog yang mengalami kekosongan sejak beberapa bulan terakhir.
Kepala Kantor Loka POM di Kabupaten Mimika, Rudolf Bonay menerangkan, informasi itu bermula dari pengelola pasar yang pertama kali menemukan adanya pewarna makanan yang ditambahkan ke ikan oleh oknum pedagang ikan di Pas
Timbangan tersebut kemudian dibawa oleh petugas untuk dilenyapkan guna menghindari terjadinya kecurangan oleh pedagang dalam berniaga. “Jadi timbangan itu tidak bisa diperbaiki lagi. Kita bawa karena kalau misalnya diti
Kawasan Pasar Sentral Hamadi sebelumnya sering dikeluhkan karena semrawut dan sering terjadinya kemacetan arus lalu lintas di depan pasar. Salah satu pemicunya adalah areal atau tempat parkir di depan pasar Hamadi ini, b
Salah satu penjual sembako di Pasar Sentral Hamadi, Ariani mengatakan bahwa penjualan sembako tidak seperti dulu lagi. Pengunjung yang berbelanja menyesuaikan dengan kebutuhan mereka.
Salah satu pemilik usaha jasa jahit di Pasar Rakyat Entrop Aswar mengaku, kondisi Pasar Rakyat Entrop setelah diresmikan sampai sekarang memang masih sepi, tidak ada aktivitas jual beli yang maksimal, karena tidak ban
Hasrudin salah satu penjual barang pecah belah yang masih bertahan berjualan di Pasar Inpres Dok 9 mengaku dulunya Pasar Inpres Dok 9 terlihat ramai dan banyak pengunjung, namun setelah tahun 2016 sampai sekarang, p
"Kita tau bersama bahwa kondisi pasar ini sangat tidak baik-baik saja, sampah yang berserakan, penataan lapak dan parkir yang sangat tidak beraturan untuk itu kita turun untuk tata lagi," jelasnya di sela penertiban berl
"Biasanya laris hingga 20 porsi semalam. Kali ini sulit. Apalagi di tengah ekonomi yang sulit makin sulit lagi," keluh Putri, salah seorang pedagang UMKM, menggambarkan betapa drastisnya penurunan pendapatan mereka.
Soal lapak yang dijadikan kos-kossan, kata Abisai Rollo pasti akan dibongkar, karena pasar untuk tempat berjualan bukan tempat tinggal. "Pasti kita bongkar, karena itu tidak boleh jadi tempat tinggal," tegasnya.
Lapak di bagian belakang pasar Otonom yang dijadikan tempat tinggal sebenarnya juga sudah menjadi perhatian serius saat Sidak Wali Kota Abisai Rollo beberapa waktu lalu. Bahkan, dalam sidaknya sebelum bulan puasa beberap
Saat menemui puluhan anak-anak tersebut yang orang tuanya tinggal di belakang Stadion Mini Maro tersebut, Wakil Bupati Fauzun Nihayah meminta anak-anak tersebut berhenti untuk menghirup lem aibon, karena akan merusak
Pedagang menyebut, harga cabe rawit kini naik menjadi Rp120.000 dari harga sebelumnya Rp100.000 per 1 kilogram. “Naik lagi sekarang Rp120.000, sudah dua hari ini naik harga cabe,” kata Ece, pedagang pasar saat ditemui di
Dimana salah satu dari 14 Rancangan Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) dan Rancangan Peraturan Khusus (Raperdasus) yang dimasukkan dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2025 adalah Raperdasi
Los dalam pasar pun mulai terisi penuh. Para pedagang yang sering jualan di pinggir jalan sekitar pasar nampak tak kelihatan lagi. Dari pantauan Cenderawasih Pos, Rabu (23/4) sepanjang jalan utama masuk pasar Otonom t
Setelah dilakukan berbagai upaya, Abisai Rollo dan Rustan Saru hanya butuh waktu satu minggu akhirnya berhasil menertibkan pedagang yang berjualan di jalan untuk kembali ke dalam area pasar hingga saat ini.
Kini pasar itu menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Kota Jayapura. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman, pasar itu tetap berdiri di tengah gempuran berbagai persoalan, mulai dari masalah banjir
Menurut Usman, diduga kebakaran tersebut terjadi karena korsleting listrik. Sebab, pemilik Kios tidak ada tempat dan masih berlibur di kampung halamannya. Proses pemadaman api, dilakukan oleh warga dengan mengguna
Genangan air setinggi mata kaki dari orang dewasa membuat tak ada pembeli yang masuk ke lokasi los pasar tersebut dan membuat pedagang yang ada disitu mengaluh dan meminta kepada pemerintah untuk menindak memperbaiki dra
Namun, penjualan kelapa parut justru mengalami peningkatan selama Ramadan. “Kelapa parut lebih laris karena untuk kebutuhan membuat kue jajanan takjil atau kue Lebaran,” tambah Syamsudin.
Penjabat (Pj) Bupati Mimika, Yonathan Demme Tangdilintin menegaskan, tujuan pengawasan dan tera ulang dilakukan untuk memberikan jaminan perlindungan hak setiap konsumen. Sehingga, masyarakat selaku konsumen mendapatkan kenyamanan saat berbelanja dan terhindar dari kecurangan pada pedagang.