Pada acara pelepasan siswa TK Bulmu Maniek Kampung Bulmu Distrik Elelim Kabupaten Yalimo diawali dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt, Rany Yawan, dan acara penamatan dan pelepasan siswa/siswi TK Bulmu Maniek mengusung dengan sorotan tema, Kan Ku Gapai Ilmu Sejak Dini agar Sukses di Masa Depan.
Keduanya adalah Ludgardis Wonga Wara dan Mia Sumiani Madi. Keduanya mengikuti yudisium secara zoom meeting. Saat mengikuti yudisium tersebut, wajah Ludgardis Wonga Wara, M.Pd tampak berseri-seri. Pasalnya, diusianya yang mau mendekati 60 tahun, Ludgardis Wonga Wara berhasil meraih gelar magister pendidikan (M.Pd) untuk PAUD.
Penjabat (Pj) Walikota Jayapura Dr. Frans Pekey, M.Si mengatakan, gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan adalah program nasional yang harus disukseskan oleh Pokja PAUD maupun Pemkot Jayapura. Karena itu, Kota Jayapura harus menjadi barometer Pendidikan di Papua. Termasuk bagaimana mensukseskan program nasional itu.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid memberikan apresiasi kepada Pokja bunda PAUD Kota Jayapura yang begitu peduli dengan upaya memajukan dan memperbaiki kualitas pendidikan di kota Jayapura dimulai dari jenjang TK/PAUD.
Diharapkan dengan adanya, kegiatan magang ini, maka 10 orang dari guru PAUD dan juga 10 orang dari guru SD, dapat memberikan dampak positif kepada guru-guru yang lainnya, dan semakin mengintensifkan dan memasifkan gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, yang selama ini ada gap atau ada jurang pemisah antara satuan PAUD dan satuan SD.
Dalam keterangan tertulis Danpos Venaha Lettu Inf. Abdul Rahman di distrik Venaha, mengungkapkan, personel Satgas memberikan pelajaran seperti menggambar dan menyanyi lagu kebangsaan Indonesia kepada anak-anak PAUD Si’mbisa.
Usai memakaikan baju seragam secara simbolis kepada 2 orang anak, Bunda PAUD Maria I. G. Kogoya berpesan kepada anak-anak untuk menjaga kesehatan dan kebersihan serta selalu memakai seragam saat ke sekolah. Ia juga meminta kepada anak-anak untuk selalu berdoa, rajin belajar dan menghormati orangtua dan bapak ibu guru.
‘’Saya mengajak seluruh peserta Bimtek untuk menyepakati beberapa hal yang mendorong paradigma umum tentang pendidikan anak usia dini guna memastikan terjaminnya hak-hak anak yang pertama kita perlu menyadarkan seluruh pihak bahwa periode usia dini tidak berhenti sampai di PAUD saja tetapi peserta di SD kelas awal juga masih masuk kategori terjadinya proses pembelajaran di PAUD dan SD kelas awal harus serupa dan berkesinambungan,’’ katanya.
"Kami menginisiasi pelaksanaan kegiatan penguatan kelembagaan Bunda PAUD dan juga Pokja Bunda PAUD serta pelatihan terhadap pelatih untuk penanganan anak-anak stunting, penanganan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus dan lain sebagainya,” ungkap Bunda PAUD Kota Jayapura, Maria Yuvita G. Pekey, Senin (18/12).
Mantan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan ini menjelaskan bahwa hibah Rp 8 miliar yang diterima Pokja PAUD tersebut untuk mendukung berbagai kegiatan yang akan dilakukan dalam memajukan pendidikan di wilayah Selatan Papua.