Krisis pangan ini, lanjut Viktor Mawen diperparah dengan kondisi geografi dan transportasi ke Distrik Waan. Selain karena sarana transportasi yang terbatas ke Distrik Waan dan kampung-kampung yang ada di Waan dan sebaliknya, juga karena pada waktu-waktu tertentu cuaca cukup ekstrim untuk sampai ke Waan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Pertanian Kabupaten Merauke Josefa Rumaseuw menjelaskan bantuan alsintan yang diberikan pemerintah pusat bagi setiap Brigade Pertanian di 6 distrik di Merauke dalam rangka mendukung ketahanan pangan yang telah diprogramkan pemerintah, dimana Merauke akan menjadi salah satu lumbung pangan nasional kedepan. Josefa Rumaseuwe menyebut, panen yang dilakukan saat ini merupakan panen yang terbaik.
Seperti yang diungkapkan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jayapura, Suliyono bahwa tahun ini pihaknya lakukan beberapa penyesuaian kegiatan akibat dampak dari recofusing.
Dikatakan, nama itu diinisiasi atas dasar pemanfaatan pangan lokal yang dihasilkan mahasiswa untuk menghasilkan produk produk makanan olahan mereka. Dimana bahan baku tersebut semuanya didapatkan dari pengusaha lokal asli Papua.
‘’Pemerintah pusat sungguhh-sungguh ingin mensukseskan program yang sudah dicanangkan oleh bapak Presiden. Kementrian Ppertanian sungguh uar biasa dan dimana-mana cetak sawah baru dan optimalisasi lahan di Merauke menjadi judul yang selalu kami bicaraka di senayan,’’ kata Politisi Partai Nasdem
Kapolres Biak Numfor menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mensukseskan program tersebut, mulai dari pemberian lahan hingga pelaksanaan panen. Ia berharap, kegiatan ini mampu memotivasi masyarakat untuk terus giat dalam menjalankan program ketahanan pangan, dengan cara memanfaatkan lahan pekarangan yang belum aktif.
‘’Setiap tahun masyarakat Distrik Waan mengalami kekurangan pangan akibat umbi-umbian yang menjadi bahan pokok masyarakat rusak atau busuk akibat banjir Rob yang terjadi antara bulan Desember sampai Maret,’’ kata Biktor Mawen
Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan itu secara ekonomi masyarakat memiliki pendapatan tetap. Dari situ pula mereka tidak kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga tentunya yang bergizi.
Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim menyatakan bahwa berdasarkan hasil pengecekan, harga bahan pokok masih dalam kondisi stabil dan stok mencukupi.
Menurut Ramses, guna menjaga stabilitas komoditas pihaknya juga akan melakukan operasi pasar serta menggelar pasar murah. "Operasi pasar dan Gerakan Pasar Murah bakal kami lakukan karena ini merupakan salah satu upaya dalam menjaga stabilitas harga khususnya pada hari besar keagamaan seperti ini," ujarnya.