- Advertisement -spot_img

TAG

PALANG

Pemilik Tanah Adat Sentani Minta Pemkab Segera Selesaikan Ganti Rugi

Ahli waris tanah adat Emmaleuw Bhelle, Daud Felle, menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan aparat yang membuka palang di Kantor Distrik Sentani tanpa koordinasi dengan pihak adat maupun pemerintah daerah. Daud, yang merupakan ahli wari

DPRK Sesalkan Pemalangan Puskesmas Hamadi

Barto sapaan akrab politisi PKB itu menegaskan bahwa setiap aspirasi atau keberatan terhadap kebijakan pimpinan seharusnya disampaikan melalui mekanisme yang tepat, tanpa harus mengorbankan kepentingan publik.

Disinyalir Gara-gara Anjing Dipotas, Warga Kaugapu Palang Jalan Utama

Dari informasi yang beredar aksi palang jalan ini terjadi karena adanya empat ekor anjing yang mati dibunuh dengan cara dipotas (diracun). Hal tersebut menyebabkan masyarakat marah dan memblokade jalan. Dari beberapa gam

Tak Puas Soal Ganti Rugi, Warga Palang Bandara Kimaam

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Pemerintah Distrik Kimaam dan dihadiri oleh Kapolsek Kimaam beserta anggota, perwakilan Koramil Kimaam, Danpos Satgas 123 Kimaam, pihak Bandara Kimaam, LMA Pulau Kimaam, tokoh adat, tokoh

Persoalan RSJ Ternyata Cukup Kompleks

Emma menjelaskan bahwa akar persoalan ini mencakup tiga poin utama, krisis obat-obatan psikotropika, keterlambatan pembayaran jasa pelayanan, dan ketersediaan reagen laboratorium. Terkait kelangkaan obat, Ema mengakui ad

Tuntut Ganti Rugi, TK Negeri Pembina Merauke Dipalang Pemilik Hak Ulayat

Lusia Leftumun mengungkapkan, pemalangan ini merupakan yang kedua kalinya. Di tahun 2025 saat sekolah mau dipagar tembok bagian depan, sekolah di palang. Kemudian saat itu dibuka oleh pihak kepolisian setelah negosiasi t

Pemalangan Berujung Penganiayaan di Merauke

Dikatakan, anggota Pos Kudamati segera menuju TKP sambil menunggu kedatangan Kijang Kota. Namun, saat tiba di lokasi, situasi sudah ricuh antara korban dan pelaku. Meskipun anggota berusaha mengamankan situasi, kedua bel

Palang SD dan SMP di Yoka Akhirnya Dibuka

Meski resmi dibuka beberapa catatan penting yang dapat dipetik dari hasil mediasi dari kedua belah pihak tersebut yakni terkait dengan kompensasi pembayaran lahan pembangunan kedua gedung sekolah itu dari pemerintah Kota

Dipalang, Siswa SD dan SMP Kampung Yoka Tak Belajar

Pemalangan kedua sekolah tersebut dilakukan oleh keluarga Mebri dan Wamblolo. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tuntutan penyelesaian hak ulayat atas lahan yang hingga kini dinilai belum diselesaikan oleh pihak terkait. A

Tahun 2026 Baru Beberapa Hari, Sudah ada Sekolah yang Dipalang 

Menyikapi persoalan itu, pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pertemuan bersama kepala kampung, guru-guru, serta orang tua murid guna mencari solusi terbaik.

Latest news

- Advertisement -spot_img