“Kami memerintahkan setiap lembaga keagamaan masing masing untuk mewujudkan damai sejahtera di semua umat di tanah Papua, dalam momentum Natal lakukan doa bersama di setiap tempat tempat ibadah komunitas dengan gerakan konkrit,” terangnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (22/12).
Kuasa Hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattayona menyampaikan jika kliennya itu saat ini sedang rutin menjalani proses cuci darah. Dalam seminggu, sebanyak 3 kali Lukas melakukan cuci darah.
Hal lain aksi sosial keluarga mantan Walikota Jayapura dua periode itu, pemberian bantuan ke gereja merupakan kewajiban umat kristen, dalam mendukung kelancaran prosesi ibadah natal umat di setiap gereja yang ada.
Rizon Zull Akbar Limbong, mengatakan tujuan HMI ikut serta memberi pengamanan pada perayaan natal kali ini, sebagai bentuk toleransi umat beragama di Papua, khususnya di Kota Jayapura.
Kejadian seperti ini rupanya masih dilakukan meski dalam suasana memasuki natal. Ini juga yang disayangkan kapolda sebab menurutnya sepatutnya suasana natal bisa memberi damai dan suka cita bagi siapapun di Papua dan bukan dikotori dengan aksi – aksi yang merugikan.
Anthonius mengatakan usulan remisi ini dilakukan berdasarkan dua syarat, yaitu syarat administratif dan subtantib. Khusus syarat administrasi, yang bersangkutan telah mendapatkan putusan pengadilan yang sudah dieksekusi oleh Jaksa.
"Saya minta masyarakat supaya tidak terpengaruh dengan adanya isu hoax, isu yang kebenarannya belum tentu ada. Sehingga saya berharap juga masyarakat bisa memilah setiap informasi yang masuk," kata Frans Pekey, Kamis (21/12).
Apel pasukan ini tidak hanya diikuti personel Polres Merauke namun juga dari Batalyon Brimob D Merauke, Kodim 1707/Merauke, Lantamal, Lanud, Satpol PP, Basarnas dan Perhubungan Kabupaten Merauke. Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK, membacakan langsung amanat Kapolri dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun baru tersebut.
Kapolda menyampaikan bahwa Operasi Lilin Tahun 2023 akan digelar selama 12 hari dimulai 22 Desember (hari ini) hingga 2 Januari 2024 dengan melibatkan personel gabungan dari sejumlah lembaga terkait. Dari Polri sendiri disebutkan ada 2400 personel yang disiapkan sedangkan dari TNI sebanyak 760 personel .